Uncategorized

Mantan Ketua KPUD Pohuwato Pertanyakan Penataan Dapil dan Alokasi Jumlah Kursi pada Pemilu 2024

 

MBharGoNews.com, Pohuwato РMantan Anggota dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pohuwato periode 2003-2013, Yusuf Mbuinga, S.H mempertanyakan dasar perubahan penataan daerah pemilihan (dapil) serta alokasi jumlah kuota kursi Anggota DPRD Pohuwato per Daerah Pemilihan (Dapil) pada pemilu tahun 2024.

Hal itu diungkapkan Yusuf Mbuinga, usai membaca secara seksama Pengumuman Rancangan Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Pohuwato dalam Pemilihan Umum tahun 2024.

Yusuf mengatakan, KPU Pohuwato saat ini jangan merubah kuota kursi per Daerah Pemilihan yang sudah di tetapkan oleh Komisioner KPU Pohuwato sebelumnya yang sudah berjalan kurang lebih 20 tahun dengan sekarang.

“KPU Pohuwato saat ini harus menimbang secara seksama soal pemetaan jumlah kursi per Daerah Pemilihan di Pohuwato pada Pemilu tahun 2024 mendatang”, kata Yusuf Mbuinga, saat berdiskusi bersama awak media, di kebun miliknya, Rabu (30/11/2022).

Yusuf berharap kepada KPU Pohuwato saat ini, untuk menjalankan tugas dan tanggungjawab jawab untuk tidak terpengaruh dengan intervensi politik dari pihak manapun.

“Harapan saya KPU bekerja sesuai regulasi KPU itu sendiri dan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang kepemiluan. Jangan sampai ada intervensi politik sehingga mengubah kuota kursi per dapil yang sudah diatur sebelumnya”, harap Yusuf Mbuinga.

Secara konkrit, Yusuf menyarankan bahwa kuota kursi untuk Dapil 1 (Marisa, Duhiadaa Buntulia dan Patilanggio) tetap di pertahankan 10 (sepuluh) kursi sebagaimana yang sudah diatur sebelumnya.

“Perubahan jumlah kursi per dapil itu jika belum urgen atau mendesak, alangkah baiknya dipertimbangkan kembali. Jika perlu di tunda dulu”, tandas Yusuf.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button