POHUWATO

P4GN Bukti Sahih Seriusnya BNK Pohuwato Berantas Narkoba

 

MBharGoNews.com, Pohuwato – Berbagai terobosan yang dilakukan oleh seluruh jajaran BNK Pohuwato adalah menjadi bukti sahih, bahwa betapa sangat seriusnya Badan Narkotika Kabupaten Pohuwato dalam mendorong Pohuwato menjadi daerah yang bebas dari narkotika.

Meski dengan situasi yang serba sulit akibat permasalahan yang dihadapi hingga mengundang komentar banyak kalangan yang menilai BNK Pohuwato pada beberapa bulan belakangan ini tampak mengalami penurunan dan kemunduran, namun jajaran BNK Pohuwato tak sedikitpun merasa gentar apalagi jika harus menyerah.

Lalu bagaimana jajaran BNK Pohuwato mampu memberantas peredaran narkotika di Kabupaten Pohuwato ? Dan juga strategi-strategi apa yang akan diterapkan.

Di temui di sela-sela kesibukannya di ruang kerjanya, Jum’at (30/12/2022). Rustam Melleng didampingi jajarannya dalam bincang-bincang bersama wartawan MBharGoNews.com membeberkan berbagai hal penting, terutama terkait langkah-langkah yang telah dibuat dalam melakukan aksi pemberantasan Narkoba di Kabupaten Pohuwato.

Rustam Melleng mengungkapkan bahwa sejauh ini terbilang tidak sedikit kasus Narkoba yang ditandai dengan banyak sosialisasi, operasi bersinar hingga penangkapan oleh Badan Narkotika Kabupaten Pohuwato.

“Kaitan dengan adanya kritikan dari sejumlah pihak yang menyindir bahwa BNK Pohuwato tidak ada kerja, bukan berarti kita tidak melakukan aksi di lapangan. Apa itu harus dibuktikan dan diberitahukan ke publik, misalnya ada yang positif, itu kan harus kita kembangkan dulu”, katanya.

Rustam mengakui, permasalahan BNK Pohuwato hingga saat ini belum berstatus vertikal, sehingga boleh dikata pihaknya tidak bisa melakukan penanganan serius dalam hal penangkapan kepada penyalahgunaan narkoba.

Meski begitu, di awal-awal perjalanannya sebagai Plh Kepala BNK Pohuwato, Rustam Melleng dibantu jajarannya langsung melakukan gerak cepat dengan mengunjungi sekolah-sekolah, tempat umum, perbatasan molosipat hingga pelabuhan dengan tetap mengutamakan sosialisasi sebagai bentuk pencegahan.

“Melalui seksi peran serta masyarakat, kita sudah melakukan RAN di 10 kecamatan, dan jangkau damping di 8 sekolah”, ungkap Rustam.

Selanjutnya, kata dia, pada seksi pemberantasan penyalahgunaan narkotika, ada operasi bersinar yang dilakukan di 40 sekolah, di tempat umum 8 kali, perbatasan molosipat 10 kali, pelabuhan 2 kali hingga olah kasus sebanyak 2 kali.

“Kemudian pada seksi pencegahan peredaran gelap narkotika, kami sudah melakukan fokus grup diskusi di 13 sekolah, dan diseminasi informasi di 9 sekolah. Selanjutnya, pada seksi evaluasi dan laporan P4GN, kita sudah melakukan rehabilitasi kepada 16 orang”, tutur Rustam.

“Alhamdulillah, selama ini kita di backup penuh oleh Satuan Narkoba Polres Pohuwato dalam hal penangkapan. Jika kemudian ada barang bukti, mereka yang akan memproses, sebaliknya jika tidak ada barang bukti, mereka kita rehab disini. Jadi, kewenangan kita dibatasi, hanya sampai di rehabilitasi”, imbuh Rustam Melleng. (Kris)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button