POHUWATO

Pani Gold Project Gandeng Indonesia Mengajar dan Pemkab Pohuwato Tingkatkan Mutu Pendidikan

POHUWATO, MBHARGONEWS.COMĀ – Dalam rangka mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang unggul, Pani Gold Project (PGP) menjalin kerja sama strategis dengan gerakan Indonesia Mengajar dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui peluncuran Program Pengajar Merdeka, yang akan menempatkan empat pengajar profesional di empat sekolah dasar di sekitar wilayah tambang emas Pani selama satu tahun ajaran penuh, mulai tahun 2025/2026.

Kerja sama tersebut diumumkan pada Selasa (01/07/2025) dan menjadi bagian dari komitmen Grup Merdeka melalui dua entitas anak usahanya, PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) dan PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) untuk mendukung pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM), khususnya di bidang pendidikan.

ā€œKerja sama ini merupakan salah satu komitmen perusahaan dalam menyiapkan generasi emas Pohuwato. Harapannya, akan muncul talenta-talenta lokal yang unggul dan siap menjadi bagian dari masa depan Pani Gold Project,ā€ ujar Mahesha Lugiana, Manager External Affairs Pani Gold Project.

Program Pengajar Merdeka tidak hanya berfokus pada proses belajar-mengajar, tetapi juga akan memperkuat metode pembelajaran, manajemen sekolah, dan membangun budaya belajar aktif di sekolah-sekolah sasaran yang terletak di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato.

Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, langkah kolaboratif seperti ini menjadi bukti bahwa kemajuan pendidikan bisa dicapai melalui sinergi lintas sektor.

ā€œProgram ini adalah bentuk nyata kolaborasi yang berdampak. Kami sangat mengapresiasi dan berharap kehadiran para Pengajar Merdeka mampu meningkatkan kapasitas guru dan semangat belajar siswa di wilayah kami,ā€ ujar Bupati Saipul.

Kepala SDN 04 Buntulia, Lukman Daud, turut menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari perusahaan dan pemerintah daerah. Ia meyakini kehadiran pengajar profesional akan membawa semangat dan pola pikir baru bagi sekolah-sekolah di sekitar tambang.

Sementara itu, Anindita, Collaboration Project Lead dari Indonesia Mengajar, menyampaikan bahwa pendekatan mereka berfokus pada perubahan perilaku guru dan penguatan kapasitas lokal.

ā€œKami percaya pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Kerja sama ini bukan hanya soal mengajar, tetapi juga soal membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan dan berbasis kolaborasi,ā€ tuturnya.

Sebagai informasi, Indonesia Mengajar merupakan organisasi pendidikan yang telah lebih dari 14 tahun memberdayakan sekolah-sekolah di pelosok tanah air dengan mengirimkan pengajar muda ke daerah terpencil.

Kolaborasi ini juga akan disinergikan dengan program-program lain milik Pani Gold Project, seperti Program Makan Baik pemberian makan siang bergizi dan edukasi gizi seimbang yang telah berlangsung sejak Oktober 2024 di empat sekolah di wilayah tambang, menjangkau 329 murid dan tenaga pendidik.

Selain itu, PGP juga telah melakukan renovasi dan perbaikan fasilitas pendidikan di empat sekolah di Desa Hulawa, termasuk penyediaan meja, kursi, alat olahraga, laboratorium, hingga fasilitas kantin.

Komisaris Pani Gold Project, Santoso Kartono, menegaskan bahwa semua inisiatif ini merupakan bagian dari Program Berkelanjutan untuk mempercepat peningkatan kualitas SDM lokal, yang melibatkan lintas sektor termasuk pemerintah daerah, TNI, kepolisian, serta masyarakat.

ā€œTujuan utama program ini adalah membentuk SDM Pohuwato yang mandiri, sehat, dan berkualitas. Semua disusun untuk jangka pendek, menengah, hingga panjang,ā€ tegas Santoso.

Langkah ini memperkuat komitmen Grup Merdeka dalam membangun masa depan Pohuwato yang lebih baik, melalui pendekatan holistik berbasis pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button