Desa Juriya, Kecamatan Bilato, Kembali Terendam Banjir; Warga Evakuasi Barang ke Tempat Aman
M’Bhargo,Kabgor-Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan beberapa rumah warga di Desa Juriya, Kecamatan Bilato, terendam banjir pada Selasa malam sekitar pukul 18.25 WIB. Air banjir setinggi hampir 4 hingga 5 cm. Mengetahui itu, warga yang tak ingin mengalami hal-hal yang tidak diinginkan, sontak bergotong royong mengangkut barang-barang isi rumah seperti kursi, lemari pakaian, kulkas, dan lain-lain ke pinggir jalan. Terlihat malam itu, para lansia dan juga anak-anak berkumpul di tempat yang aman, berharap agar pemerintah desa setempat dapat bersama-sama siaga dan memantau warga sekitar sebagai wilayahnya

Warga Desa Totopo juga merasakan dampak banjir ini. Mereka ikut merasakan kesulitan akibat naiknya air yang menggenangi rumah-rumah mereka.
Situasi saat ini masih belum stabil, warga berharap bantuan segera tiba untuk mengatasi kesulitan yang mereka hadapi. “Kami tidak tahu kapan air akan surut, kami hanya bisa berharap bantuan datang secepatnya,” kata salah satu warga.
Banjir ini menyebabkan beberapa fasilitas umum seperti jalan dan jembatan terputus, sehingga akses ke desa menjadi sulit. Warga terpaksa menggunakan jalur alternatif untuk mencapai desa.
Warga berkumpul di tempat yang agak tinggi dari genangan air, seperti jalan dan juga bukit, untuk menghindari risiko banjir yang lebih parah.
Warga Desa Juriya dan Totopo berharap pemerintah dapat memberikan bantuan yang lebih besar untuk mengatasi kesulitan yang mereka hadapi. Mereka juga berharap agar banjir ini tidak berlanjut dan air dapat segera surut.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat banjir ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Warga Desa Juriya dan Totopo berharap agar cuaca dapat segera membaik dan banjir dapat segera surut, sehingga mereka dapat kembali ke rumah-rumah mereka dan menjalani aktivitas seperti biasa. Berita ini terbit pada Rabu 31 Desember 2025.




