DAERAH

Jalan Rusak dan Berdebu di Boliyohuto: Bukan Sekadar Gangguan, Tapi Kerugian Besar bagi Kesehatan

M’bhargo,Gorontalo (Kabgor)– Kondisi infrastruktur di Desa Sidomulyo, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo kembali menjadi sorotan serius. Jalan yang rusak dan berdebu kini bukan lagi sekadar masalah kenyamanan semata, melainkan telah terbukti menjadi sumber kerugian besar yang secara langsung mengancam kesehatan dan kesejahteraan seluruh warga yang tinggal maupun beraktivitas di wilayah tersebut.

Penelusuran awak media di lokasi dilakukan secara langsung pada hari Kamis, 30 April 2026, tepatnya pukul 11.35 Wita. Saat tiba di lokasi, kondisi di lapangan sangat terlihat jelas. Jalanan yang permukaannya tidak rata dan belum diaspal ini, setiap kali dilewati kendaraan, menimbulkan kepulan debu tebal yang langsung menyelimuti udara sekitar. Debu itu beterbangan tanpa hambatan, masuk ke pemukiman warga, tempat usaha, hingga menempel pada barang-barang yang ada di luar ruangan.

 

Kondisi memprihatinkan ini terjadi di sepanjang jalur utama yang menjadi urat nadi pergerakan warga. Titik kerusakan dan sumber penyebaran debu paling parah teridentifikasi di dua kawasan strategis. Pertama, di kawasan kompleks pertokoan yang berada tepat sebelum Kantor PLN Cabang Boliyohuto. Kedua, membentang luas di kawasan pusat perniagaan mulai dari kompleks Indomaret, Alfamart, hingga ke lokasi MR DIY.

 

Padahal, jalur-jalur tersebut merupakan akses vital yang sangat sibuk dan selalu ramai dilalui kendaraan setiap harinya. Jalan ini bukan hanya berfungsi sebagai sarana perhubungan antarwarga, melainkan juga menjadi pusat aktivitas ekonomi serta jalur penghubung layanan publik yang sangat penting bagi masyarakat Boliyohuto. Namun sayang, fungsinya sebagai penunjang kesejahteraan justru berbalik menjadi sumber masalah yang merugikan.

 

Dampak yang ditimbulkan pun sangat nyata dan dirasakan langsung oleh warga. Debu yang terus-menerus beterbangan ini telah terbukti merugikan kesehatan warga sekitar. Banyak warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan, batuk-batuk yang tak kunjung sembuh, iritasi mata, hingga berbagai alergi yang diduga kuat disebabkan oleh menghirup udara yang penuh dengan partikel debu halus setiap harinya. Selain itu, para pedagang juga mengalami kerugian ekonomi karena barang dagangan menjadi kotor dengan sangat cepat sehingga mengurangi daya tarik pembeli.

 

Menyikapi kondisi yang sudah berlarut-larut ini, awak media telah menindaklanjuti informasi tersebut dengan berusaha mengonfirmasi langsung kepada Kepala Desa Sidomulyo untuk mendapatkan keterangan resmi dan tanggapan terkait permasalahan ini. Konfirmasi tersebut dilakukan melalui pesan aplikasi WhatsApp guna mendengarkan pandangan pihak pemerintahan desa.

 

Melalui pesan yang disampaikan, Kepala Desa menyampaikan bahwa kondisi kerusakan jalan di wilayah tersebut memang sudah berlangsung dalam waktu yang sangat lama. Beliau menjelaskan bahwa kurang lebih sudah sekitar 15 tahun lamanya, jalan di wilayah tersebut mengalami kerusakan dan belum mendapatkan penanganan perbaikan yang memadai dari pihak berwenang. Selama kurun waktu tersebut, kondisi jalan terus mengalami penurunan kualitas dan semakin parah seiring berjalannya waktu.

 

Kepala Desa juga menambahkan bahwa pihaknya sebenarnya sudah berkali-kali menyampaikan usulan dan keluhan mengenai kondisi jalan ini ke tingkat kecamatan maupun kabupaten. Namun sayangnya, hingga saat ini belum ada tindak lanjut nyata atau perhatian serius yang diberikan untuk memperbaiki jalan tersebut. Beliau mengakui bahwa hal ini menjadi beban berat bagi pemerintahan desa karena dampak buruknya dirasakan langsung oleh masyarakat yang menjadi tanggung jawabnya.

 

Sampai saat berita ini diturunkan, jalan yang rusak dan berdebu itu masih tetap digunakan oleh masyarakat dengan segala risiko dan kerugian yang menyertainya. Warga Desa Sidomulyo pun semakin berharap agar pemerintah dapat segera membuka mata dan telinga, melihat fakta yang ada di lapangan, serta segera mengambil langkah nyata demi memperbaiki jalan tersebut demi menyelamatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat yang sudah menderita selama hampir satu setengah dekade lamanya.

 

*Mbhagnewscom*

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button