Lewat Kelas Inspirasi, Pani Gold Mine Bekali Pelajar Pohuwato Kenali Dunia Profesi

MBharGoNews.com – Sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sekitar wilayah operasinya, Pani Gold Mine menyelenggarakan Corporate Volunteer Program – Bakti Merdeka yang diwujudkan melalui program Kelas Inspirasi bekerja sama dengan Indonesia Mengajar.
Program ini menjadi kelanjutan dari Pengajar Merdeka Pohuwato (PMP), salah satu program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Pani Gold Mine di bidang pendidikan yang telah berjalan selama satu tahun.
Kegiatan yang berlangsung pada 14–15 Juli 2026 ini melibatkan sekitar 262 siswa dari empat sekolah di Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, yakni SDN 02 Buntulia, SDN 04 Buntulia, SDN 05 Buntulia, dan SMPN 02 Buntulia SATAP.
Melalui Kelas Inspirasi, para siswa diajak mengenal beragam profesi secara langsung dari para praktisi di dunia kerja. Para relawan berbagi kisah perjalanan karier, pengalaman bekerja, serta nilai-nilai yang mereka pegang dalam menjalankan profesinya, sehingga para siswa memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai berbagai pilihan karier sekaligus termotivasi untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
Program ini melibatkan 10 karyawan profesional dari kantor pusat Merdeka Copper Gold di Jakarta dan site Pani Gold Mine sebagai relawan pengajar melalui Corporate Volunteer Program, sebuah inisiatif internal perusahaan yang mendorong keterlibatan aktif karyawan dalam kegiatan sosial. Para relawan berasal dari berbagai fungsi, mulai dari Human Resources, Compliance, Occupational Health and Safety (OHS), Technical Services, hingga Supply Chain Management.
Keterlibatan para karyawan dalam Kelas Inspirasi merupakan wujud nyata komitmen Pani Gold Mine dalam mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada pilar sosial.
Program ini juga mencerminkan nilai-nilai perusahaan yang mendorong kepedulian, kolaborasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat, dengan harapan dapat menginspirasi generasi muda di Kecamatan Buntulia dan Kabupaten Pohuwato untuk berani bermimpi, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
CSR Manager Pani Gold Mine, Mahesha Lugiana, mengatakan bahwa Program Pengajar Merdeka Pohuwato telah membawa perubahan positif terhadap proses belajar-mengajar di sekolah.
“Sebelum adanya program PMP, kegiatan belajar-mengajar di kelas mungkin belum maksimal. Namun sekarang, proses belajar menjadi jauh lebih interaktif. Kelas Inspirasi dan PMP merupakan bukti nyata kontribusi kami melalui program PPM pada pilar pendidikan,” ujar Mahesha.
Menurutnya, komitmen perusahaan terhadap peningkatan kualitas pendidikan juga diwujudkan melalui dukungan terhadap infrastruktur pendidikan di wilayah operasional.
“Upaya ini juga kami barengi dengan rehabilitasi sejumlah bangunan sekolah, seperti SDN 09 Buntulia, SMPN 01 Buntulia, dan SMAN 01 Buntulia,” tambahnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato, Iskandar Datau, S.Sos., M.Si., mengapresiasi kontribusi Pani Gold Mine dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
“Pemerintah daerah sangat mendukung agar program ini terus berkembang dan menjadi model bagi sekolah-sekolah lainnya. Ke depan, pengembangan media pembelajaran seperti video edukasi juga dapat menjadi pelengkap. Kami berharap para siswa sejak dini memperoleh gambaran mengenai bidang ilmu dan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja,” ujarnya.
Mengusung tema “Adventure: Bhinneka Cita Tunggal Carita”, para relawan menghadirkan proses belajar yang interaktif melalui berbagai media edukasi, seperti lembar aktivitas, kartu bergambar, helm keselamatan, hingga miniatur alat berat berupa excavator dan compactor.
Pendekatan belajar sambil bermain ini membuat siswa lebih mudah memahami berbagai profesi di industri pertambangan sekaligus pentingnya aspek keselamatan kerja dan pelestarian lingkungan.
Selain kegiatan di dalam kelas, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan pameran karya siswa yang menampilkan dokumentasi perjalanan Program Pengajar Merdeka Pohuwato selama satu tahun, serta berbagai hasil karya kreatif siswa, termasuk kerajinan batik.
Dampak positif program ini dirasakan langsung oleh pihak sekolah. Kepala SMPN 02 Buntulia SATAP, Hermanto Anunu, S.Pd., mengungkapkan bahwa kehadiran para relawan telah menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa.
“Kami sangat bersyukur atas dukungan perusahaan. Kehadiran rekan-rekan PMP serta para inspirator dalam Kelas Inspirasi memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi siswa. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut,” katanya.
Antusiasme para siswa pun terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.
“Seru banget, tadi ada kakak-kakak yang memperkenalkan perlengkapan keselamatan seperti helm merah dan APAR. Jadi kami tahu pekerjaan mereka seperti apa,” ujar Sakif Mbuinga, siswa SDN 05 Buntulia.
Sementara itu, Ketua OSIS SMPN 02 Buntulia, Fadya Akuba, mengaku semakin termotivasi setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya ingin menjadi penjaga alam agar bisa ikut menjaga lingkungan,” katanya.
Melalui kolaborasi antara dunia industri, sekolah, pemerintah daerah, dan para relawan karyawan, Pani Gold Mine berharap Program Pengajar Merdeka Pohuwato dan Kelas Inspirasi dapat terus menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang berdaya saing, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan.
Program ini juga menegaskan keyakinan perusahaan bahwa investasi di bidang pendidikan merupakan fondasi penting dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.




