Iswan Bouty Jalani Prosesi Molo’opu, Bupati Saipul Tekankan Jaga Persatuan di Randangan

MBharGoNews.com – Penerimaan secara adat Gorontalo terhadap Camat Randangan yang baru, Iswan Bouty, ditandai dengan prosesi adat Molo’opu yang berlangsung di Kecamatan Randangan, Senin (28/9/2026).
Prosesi diawali dengan penjemputan secara adat dari kediaman pribadi Iswan Bouty di Desa Botubilotahu, Kecamatan Marisa, menuju Rumah Jabatan Camat Randangan.
Prosesi adat tersebut dipimpin Baate Pohuwato, Asmad N. Tuna, dan dihadiri Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, Ketua TP PKK Pohuwato, Selfi Mbuinga Monoarfa, para kepala bagian, camat, pemangku adat, serta masyarakat setempat.
Bupati Saipul Mbuinga mengapresiasi pelaksanaan adat Molo’opu bagi Camat Randangan. Menurutnya, Molo’opu merupakan bagian penting dalam tradisi Gorontalo bagi seseorang yang mendapat amanah sebagai pemimpin, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten dan provinsi.
“Prosesi ini menandai bahwa seseorang sudah diterima secara adat, meskipun sebelumnya telah dilakukan penunjukan melalui pelantikan oleh pemerintah daerah. Olehnya, terima kasih kepada masyarakat dan pemangku adat atas prosesi ini,” ujar Saipul.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berpesan kepada Camat Randangan yang baru agar melanjutkan berbagai program pembangunan yang telah dijalankan oleh camat sebelumnya.
Menurutnya, komunikasi dan konsultasi dengan pemerintah kabupaten maupun mantan camat tetap penting dalam menjalankan tugas, mengingat pengalaman yang telah dimiliki dalam memimpin wilayah Randangan.
Bupati Saipul juga menyebut Kecamatan Randangan sebagai salah satu wilayah yang memiliki keberagaman masyarakat, baik dari sisi suku, agama maupun ras.
“Randangan ini termasuk miniatur Indonesia karena terdiri dari berbagai suku, agama dan ras. Kiranya ini tetap dijaga terus-menerus. Turun langsung melihat kondisi wilayah dan masyarakatnya,” pesannya.
Ia meminta Camat Randangan untuk terus menjaga kebersamaan dan persatuan yang telah terbina di tengah masyarakat. Selain itu, komunikasi dengan pemerintah desa serta tokoh-tokoh masyarakat juga perlu diperkuat.
“Pelihara dengan baik kebersamaan dan persatuan yang telah terbina ini. Jaga komunikasi dengan pemerintah desa serta tokoh-tokoh masyarakat. Karena dari hubungan komunikasi yang baik ini dapat terjaga dan tercipta kondusivitas daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Randangan Iswan Bouty menyampaikan terima kasih kepada Bupati Pohuwato bersama Ketua TP.PKK serta undangan lainnya yang telah hadir dalam prosesi adat Molo’opu tersebut.
Ia juga mengapresiasi masyarakat dan para pemangku adat yang telah melaksanakan prosesi penerimaan adat bagi dirinya sebagai Camat Randangan.
“Kami berharap adanya dukungan dari masyarakat untuk kami selaku Camat Randangan dalam memimpin daerah ini ke depannya,” ucap Iswan.




