POHUWATO

Aktivis Desak APH Usut Dugaan Keterlibatan IR dalam Pasokan Solar ke Lokasi PETI Dengilo

MBharGoNews.com – Aktivis Kabupaten Pohuwato, Rahmat Mohamad, meminta aparat penegak hukum (APH) untuk menelusuri dugaan keterlibatan seorang pria berinisial IR alias Ikbal dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Dengilo.

Rahmat mengungkapkan, berdasarkan hasil investigasi yang dilakukannya di lapangan, IR diduga tidak hanya berperan sebagai pengumpul atensi di wilayah tersebut, tetapi juga diduga menjadi pemasok bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ke lokasi PETI.

Menurut Rahmat, pasokan solar tersebut diduga secara rutin masuk ke area pertambangan ilegal guna menunjang operasional alat dan mesin yang digunakan para penambang.

“Kami menemukan adanya dugaan pasokan solar yang masuk secara rutin ke lokasi PETI. Informasi ini perlu ditelusuri lebih lanjut oleh aparat penegak hukum,” ujar Rahmat kepada awak media, Selasa (23/6/2026).

Rahmat menilai, dugaan keterlibatan IR dalam penyaluran BBM ke lokasi PETI harus menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

Pasalnya, jika dugaan tersebut terbukti, maka praktik penyaluran BBM ke lokasi PETI berpotensi memperkuat aktivitas pertambangan ilegal yang selama ini menjadi perhatian aparat di Kabupaten Pohuwato.

Selain berpotensi menimbulkan kerugian negara, aktivitas PETI juga dinilai berdampak terhadap kerusakan lingkungan.

Rahmat pun berharap aparat penegak hukum dapat melakukan penyelidikan secara menyeluruh terkait dugaan tersebut.

“Jika memang ada keterlibatan dalam memasok BBM untuk aktivitas PETI, tentu ini harus diusut secara tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, awak media telah berupaya melakukan konfirmasi dengan mendatangi langsung kediaman IR.

Saat berada di lokasi, awak media mendapati sejumlah galon yang diduga berisi solar tersimpan di samping rumah IR.

Namun, saat didatangi, IR tidak berada di rumah dan kondisi rumah dalam keadaan tertutup.

Upaya konfirmasi juga dilakukan melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp kepada IR. Hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan terkait dugaan tersebut.

Pihak media masih terus berupaya mendapatkan konfirmasi dari IR guna memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button