PENDIDIKAN

Optimalisasi Dana BOS 2025, Dikbud Pohuwato Gelar Advokasi dan Penyamaan Persepsi

MBharGoNews.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato menggelar kegiatan advokasi dan penyamaan persepsi terkait petunjuk teknis (Juknis) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta pengelolaan keuangan daerah. Kegiatan ini berlangsung pada 20–22 Februari 2025 di Grand Quality Hotel, Kota Gorontalo.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato, Riko Alidrus, dalam laporannya menyampaikan bahwa pengelolaan dana BOS sebagai bagian dari keuangan daerah sering menghadapi tantangan dalam penerapan Juknis.

Menurut Riko, perbedaan pemahaman antar pemangku kepentingan baik di tingkat sekolah, dinas pendidikan, maupun pemerintah daerah dapat menyebabkan ketidakefisienan penggunaan dana serta berpotensi menimbulkan risiko hukum.

“Kegiatan advokasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh pihak terkait mekanisme pengelolaan BOS dan keuangan daerah. Dengan pemahaman yang selaras, kita dapat menciptakan sistem pengelolaan yang lebih efisien, akuntabel, dan bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Pohuwato,” ujar Riko Alidrus.

Tujuan Kegiatan

Kegiatan ini bertujuan untuk:

– Meningkatkan pemahaman dan penyamaan persepsi terkait Juknis BOS.

– Membekali peserta dengan pemahaman pengelolaan dana BOS sesuai regulasi yang berlaku.

– Meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan keuangan daerah terkait dana BOS.

– Menyelaraskan tata kelola dana BOS di sekolah-sekolah dengan standar regulasi tahun 2025.

Peserta dan Narasumber

Peserta kegiatan ini terdiri dari kepala sekolah, bendahara, dan operator sekolah dari satuan pendidikan SD dan SMP, baik negeri maupun swasta di Kabupaten Pohuwato. Sementara itu, para narasumber berasal dari berbagai instansi terkait, antara lain:

– Auditor BPKP Perwakilan Provinsi Gorontalo

– Inspektorat Daerah Kabupaten Pohuwato

– Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato

– Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pohuwato

– BPMP Provinsi Gorontalo

– Tim BOS dan Keuangan Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini mencakup kebijakan dinas pendidikan, penyamaan persepsi Juknis BOS, tata kelola pengelolaan dana BOS sesuai regulasi tahun 2025, pengawasan keuangan dana BOS, serta perpajakan dalam pengelolaan dana BOS.

Dukungan Pemerintah Daerah

Bupati Pohuwato melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda, Arman Mohamad, menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Pohuwato dalam lima tahun ke depan.

Program ini, katanya, merupakan kelanjutan dari inisiatif sebelumnya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.

“Pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan SDM yang unggul dan berdaya saing, yang pada akhirnya dapat menjawab tantangan pembangunan di masa depan. Oleh karena itu, peran guru di semua jenjang sekolah sangat strategis dalam menciptakan mutu pendidikan yang lebih baik,” ujar Arman Mohamad.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pohuwato terus berkomitmen mendukung pendidikan melalui berbagai kebijakan, termasuk pengalokasian dana BOS untuk menunjang operasional sekolah serta membantu pembiayaan siswa yang kurang mampu.

“Keberhasilan pengelolaan dana BOS sangat ditentukan oleh efisiensi, efektivitas, akuntabilitas, dan transparansi dalam pengelolaannya. Oleh karena itu, kegiatan advokasi dan penyamaan persepsi ini diharapkan dapat semakin memperbaiki penggunaan dana BOS agar tepat sasaran dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” tambahnya.

Pemerintah daerah pun mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato dalam menyelenggarakan kegiatan ini.

Harapannya, hasil dari kegiatan ini dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Pohuwato dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh pemangku kepentingan di sektor pendidikan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button