Pohuwato Miliki Kapolres Baru, Harapan Baru Bagi Kelestarian Lingkungan? Atau Sama Dengan Para Pendahulunya, Diam Tak Berkutik.

M’Bhargo,Pohuwato- Semenjak dilantik oleh Kapolda Gorontalo sebagai Kapolres Pohuwato, AKBP Winarno SH SIK, menjadi barometer penilaian bagi penegakan hukum, terutama bagi para pelaku PETI yang merusak lingkungan di Pohuwato.
Ruslan Pakaya SH aktivis LSM Pohuwato Watch mengatakan, bahwa Aktivitas PET I di Pohuwato diperkirakan mulai terjadi sekitar tahun 2012.
“Dan PETI tersebut terkesan dibiarkan oleh APH, beberapa Kapolres sebelumnya terkesan menutup mata. Akan kejahatan itu,” katanya. Senin (25/03/24)
Ruslan juga mengatakan ada beberapa memang yang sempat di proses, akan tetapi terkesan hanya tebang pilih saja, Aktivitas PETI tersebut ditertibkan hanya karena kegiatannya sudah banyak disoroti oleh media dan LSM, setelah situasi tersebut dirasa aman, mereka kembali beraktivitas.
“Bahkan ada Kapolres yang sempat didemo karena disinyalir menerima upeti dari para cukong,” katanya.
“Harapannya semoga Kapolres yang baru ini bisa menyelamatkan Bumi Panua dari kehancuran lingkungan, dengan menghentikan PETI, meskipun tindakan tersebut saya pikir kecil kemungkinannya, akan tetapi harapan selalu ada” pungkasnya




