BOLSEL

Honorer Rajin Gagal, Honorer Bodong Lolos? DPRD Bolsel Akan Panggil Pemda

MBharGoNews.comĀ – Harapan agar rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dapat menyelesaikan persoalan honorer di daerah tampaknya hanya isapan jempol belaka.

Faktanya, banyak putra-putri daerah yang terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN) justru dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dalam seleksi administrasi.

Ironisnya, sejumlah honorer yang dinyatakan TMS justru dikenal memiliki integritas dan tanggung jawab tinggi dalam menjalankan tugasnya.

Bahkan, beredar kabar bahwa honorer yang rajin masuk kantor bisa kalah dengan honorer yang jarang terlihat di tempat kerja, atau yang disebut sebagai honorer bodong.

Faktor kedekatan dengan pihak tertentu diduga menjadi penyebab maraknya honorer bodong yang mengantongi Surat Keputusan (SK) siluman.

Hal ini pun mendapat sorotan dari Anggota DPRD Marsel Aliu, yang berencana mengusulkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas permasalahan ini bersama pihak Pemerintah Daerah (Pemda).

“Ini penting menjadi catatan. Sebagai anggota DPRD, saya akan menyampaikan usulan ke pimpinan DPRD untuk menggelar RDP dan mengundang Pemda,” ujar Marsel kepada wartawan, Sabtu (22/02/2025).

Marsel bilang bahwa Pemda wajib melakukan evaluasi terkait database dan proses rekrutmen P3K agar sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Aleg dapil Bolaang Uki Helumo inipun berharap agar rekrutmen ini benar-benar berjalan transparan dan adil, sehingga tidak merugikan tenaga honorer yang telah lama mengabdi dengan penuh dedikasi.

(Rahmat Alulu)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button