Wabup Bone Bolango Risman Tolingguhu Padat Agenda, Hadiri Apel Korpri hingga Rapat Paripurna

BONE BOLANGO, MBHARGONEWS.COMĀ – Wakil Bupati Bone Bolango, Risman Tolingguhu, menjalani agenda padat pada Senin (21/07/2025), mulai dari menghadiri Apel Korpri, mengikuti rapat bersama OPD, hingga menghadiri prosesi adat dan rapat paripurna DPRD.
Agenda dimulai sejak pukul 07.15 Wita, di mana Risman menghadiri Apel Korpri yang dirangkaikan dengan pencanangan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-80 Tahun 2025 di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango.
Dalam apel ini, para ASN mengenakan pakaian lapangan Korpri (tactical) sebagai bentuk semangat pengabdian.
Selanjutnya, pukul 08.00 Wita, Risman memimpin rapat rutin bersama para asisten, staf ahli, dan pimpinan OPD di Ruang Rapat Bupati Bone Bolango.
Rapat tersebut membahas kesiapan perangkat daerah dalam menyambut agenda pemerintahan dan perayaan HUT RI ke-80.
Memasuki pukul 09.00 Wita, Wakil Bupati menghadiri Prosesi Adat Mopotilolo di Kecamatan Bulango Timur, yang digelar di Aula Kantor Desa Bulotalangi, dilanjutkan dengan pengukuhan Tim Pembina Posyandu kecamatan dan desa serta pembinaan ASN, aparat desa, dan BPD.
Usai beristirahat sejenak pukul 10.00 Wita, Risman melanjutkan agenda penting nasional, yakni acara peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden RI yang diikuti secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Bappeda Litbang Bone Bolango.
Selanjutnya, ia kembali menghadiri Prosesi Adat Mopotilolo di Kecamatan Bulango Selatan, tepatnya di Desa Ayula Selatan, diikuti dengan pengukuhan tim pembina Posyandu dan pembinaan perangkat desa setempat.
Sebagai penutup hari, pukul 15.00 Wita, Risman dijadwalkan menghadiri Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat I terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Bone Bolango Tahun Anggaran 2025, yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Bone Bolango.
Kehadiran Wakil Bupati dalam berbagai agenda penting tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam memperkuat sinergi pemerintahan, adat, dan pemberdayaan masyarakat.



