Gara-gara Tambak, Hutan Mangrove Pohuwato Menyusut

MBharGoNews.com, Pohuwato – Dari luas kawasan hutan mangrove di Kabupaten Pohuwato, diklaim telah mengalami penyempitan dan terus menyusut. Sebagian besar diantaranya telah dialih fungsikan menjadi lahan tambak.
Hal ini diakui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah III Pohuwato, M. Jailani, diruang kerjanya, Rabu (05/01/2022) kemarin.
Dimana banyak kawasan mangrove yang dipaparkan oleh Kasubag TU itu, telah menjadi mata pencaharian masyarakat.
“Untuk status kawasan mangrove, belum kami lepas, namun sudah diduduki masyarakat,” kata M Jailani.
Menurutnya, pelepasan kawasan mangrove yang dilakukan oleh KPH, hanyalah kawasan mangrove yang berada di lokasi pembangunan bandara Pohuwato.
“Jadi yang benar-benar kami lepas itu hanya kawasan yang ada di bandara, itu pun untuk fasilitas umum,” jelasnya.
Adapun kawasan mangrove yang paling banyak di alih fungsikan oleh masyarakat menjadi lahan tambak, kata Jailani, adalah kawasan mangrove yang berada di Kecamatan Patilanggio.
Hal ini cukup disayangkan, karena menurut Jailani, hingga saat ini pun pihaknya bersama Forkopimda masih mencarikan solusi untuk bagaimana mengatasi persoalan mangrove ini. (Kris)




