KKNT Unipo dan Pemdes Soginti Gelar Sosialisasi Pelatihan Briket

MBharGoNews.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Universitas Pohuwato (KKNT Unipo) bekerja sama dengan Pemerintah Desa Soginti menggelar sosialisasi dan pelatihan pelaksanaan pembuatan Briket, di Aula Kantor Desa Soginti, Senin (05/02/2024).
Sosialisasi dan pelatihan itu turut dihadiri oleh Kepala Desa Soginti Otman Mamu, Narasumber Iradat Bagi, serta pengurus Karang Taruna dan masyarakat Desa Soginti.
Dalam sambutannya Kepala Desa Soginti Otman Mamu menyampaikan apresiasinya yang tak terhingga kepada Mahasiswa KKNT Unipo Desa Soginti atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan briket.
“Saya sangat berterimakasih kepada mahasiswa KKNT Unipo atas dilaksanakan program sosialisasi dan pelatihan pembuatan briket ini”, ucap Kades Otman Mamu.
Dikatakannya, sejak awal program pembuatan briket ini di paparkan kepada pemerintah desa soginti, dirinya sangat tertarik, hingga mengajak adik-adik mahasiswa KKNT Universitas Pohuwato untuk kolaborasi dalam rangka melaksanakan dan menyukseskan kegiatan tersebut.
“Sehingganya pembuatan Briket ini menjadi salah satu program berkelanjutan di desa soginti itu sendiri”, ujar Kades Otman Mamu.

Lebih lanjut, kata Otman, jika ada masyarakat maupun karang taruna mempunyai kemauan yang begitu besar untuk bekerja dan menjadikan briket sebagai salah satu usaha. Ia siap untuk mendanai atau memberikan modal kepada kelompok tersebut.
“Terpenting orang-orang serius, yang mempunyai kemauan tanpa memikirkan resiko yang akan terjadi, sebab orang-orang sukses itu tidak berawal dari yang senang maupun yang berada, akan tetapi orang yang sukses itu orang-orang yang mempunyai sifat kemauan dan keberanian yang begitu besar tanpa memikirkan resiko yang akan terjadi”, jelas Kades Otman.
Sementara itu, Iradat Bagi selaku Narasumber dalam acara itu mengatakan, jika ada masyarakat atau pemuda yang siap untuk menjadikan salah satu usaha pembuatan briket ini, dirinya pun siap untuk memfasilitasi alat pembuatan atau pencetakan briket tersebut.
“Entah itu alat pengepungan, pencampuran, percetakan, karena keuntungan dari briket ini lumayan besar”, katanya.
Di tempat yang sama, Koordinator Desa (Kordes) Soginti Rahmanto Salilama berharap kegiatan tersebut dapat terus berkelanjutan.
“Dan berharap, semoga sosialisasi dan pelatihan pembuatan briket yang kami mahasiswa dan pemerintah desa selenggarakan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, dan kami mahasiswa berharap pembuatan briket atau bara mati akan menjadi program kerja yang berkelanjutan di desa soginti ini”, pungkasnya.




