DAERAH

Jalan Ini Menghidupi Kebun dan Masa Depan: Kapan 100 Meter ke SMK Cendekia Ilohemua Diperbaiki?

M’bhargo, Gorontalo -Di Desa Ilohemua, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo*, ada ruas jalan sepanjang *kurang lebih 100 meter* yang setiap hari memikul dua tanggung jawab besar. Pagi hari jalan ini dilalui puluhan siswa dan guru menuju *SMK Cendekia Desa Ilohemua, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo*. Siang hingga sore jalan yang sama digunakan warga untuk mengangkut hasil perkebunan.

 

Pantauan awak media di lokasi pada *Kamis, 30 Juli 2026 pukul 08.26 WITA*, kondisi jalan tersebut saat ini dipenuhi bebatuan kecil. Tidak ada batu berukuran besar, namun guncangan yang ditimbulkan membuat pengendara harus mencari jalur yang sedikit lebih baik untuk bisa melintas.

 

_”Saat menuju sekolah jalan penuh dengan bebatuan kecil. Tidak ada ukuran besar tapi guncangannya membuat kami pilih jalan yang sedikit baik. Dan saat ini juga kami masih tetap semangat untuk datang ke sekolah,”_ ujar *Saprin Duke, siswa kelas XII Jurusan TKJ SMK Cendekia Ilohemua, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo* saat ditemui di lokasi. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh siswa tanpa ada tekanan dari pihak manapun.

 

Semangat Saprin mewakili semangat teman-temannya yang lain. Meski harus melewati jalan bergelombang setiap hari, para siswa SMK Cendekia tidak menjadikan hal itu alasan untuk tidak masuk sekolah. Bagi mereka, pendidikan adalah prioritas yang harus diperjuangkan.

 

Beberapa siswa mengaku harus berangkat lebih awal agar tidak terlambat. Ada juga yang memilih menuntun kendaraan bermotor di titik-titik yang paling banyak batu. Kondisi ini berpotensi menghambat proses belajar mengajar jika terus dibiarkan.

 

_”Kami sangat berharap jalan ini bisa diperbaiki. Kasihan teman-teman yang rumahnya jauh, karena kondisi jalan seperti ini sering terlambat. Tapi kami tetap semangat belajar,”_ kata *Saprin Duke*. Harapan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian siswa terhadap teman-temannya yang menempuh jarak lebih jauh.

 

Informasi yang dihimpun dari warga *Desa Ilohemua, Kecamatan Boliyohuto*, *Kepala Desa Ilohemua telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi* untuk melihat kondisi jalan tersebut. Peninjauan tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah desa mengetahui secara langsung kondisi di lapangan dan harapan warga agar ada tindak lanjut.

 

Mengingat panjang ruas yang terdampak hanya sekitar 100 meter dan fungsinya ganda sebagai akses pendidikan dan ekonomi, warga *Kecamatan Boliyohuto* mengusulkan agar *Pemerintah Desa Ilohemua, Kabupaten Gorontalo* mempertimbangkan penggunaan *Dana Desa* untuk penanganan awal. Usulan ini diajukan agar siswa dan warga tidak menunggu terlalu lama.

 

Usulan tersebut memiliki dasar. Berdasarkan *Permendesa PDTT Nomor 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa*, Dana Desa dapat digunakan untuk _”kegiatan pembangunan dan pemeliharaan jalan desa, jalan usaha tani, dan jalan perkebunan”_. Dengan demikian secara regulasi, perbaikan ruas jalan ini tidak menyalahi aturan.

 

Warga, pihak sekolah, dan siswa SMK Cendekia Ilohemua berharap ada sinergi dan percepatan penanganan antara *Pemerintah Desa Ilohemua, Pemerintah Kecamatan Boliyohuto, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, dan Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo*. Mereka meyakini bahwa dengan semangat belajar siswa yang tidak padam, pemerintah juga akan menjawab dengan semangat membangun. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Ilohemua dan Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo belum memberikan keterangan resmi terkait rencana dan jadwal tindak lanjut perbaikan jalan tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab seluas-luasnya kepada pihak terkait.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button