Hadiri Pelantikan Pengurus DPW dan DPD APKASINDO, Wabup Suharsi Minta Komitmen Perusahaan kepada Petani Plasma Diperjelas

MBharGoNews.com, Gorontalo – Wakil Bupati Pohuwato Suharsi Igirisa menghadiri pengukuhan pengurus DPW dan DPD APKASINDO Perjuangan se Provinsi Gorontalo Periode 2022-2027 yang di kukuhkan langsung Ketua Umum APKASINDO Perjuangan, bertempat di Grand Quality Hotel Kota Gorontalo, Rabu (23/11/2022).
Hadir dalam pelantikan in Gubernur Gorontalo yang diwakili Asisten III Provinsi Gorontalo, Kadis Pertanian Provinsi Gorontalo, perwakilan Forkopimda Provinsi Gorontalo dan pengurus DPW, DPD se-Provinsi Gorontalo.
Pada momentum pelantikan itu, digelar pula Forum Group Discussion (FGD) 2022 dengan mengangkat tema mempercepat realisasi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Sarana dan Prasarana (Sarpras) dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) perkebunan kelapa sawit.
Dalam laporannya Ketua Umum DPP APKASINDO Perjuangan Alpian Rahman, menyampaikan, bahwa acara ini dilaksanakan oleh DPP APKASINDO Perjuangan melalui dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
Kegiatan FGD di Provinsi Gorontalo merupakan yang ke 9 yang mana kami telah di amanahkan melaksanakan FGD di tahun 2022 sebanyak 10 provinsi, Apkasindo Perjuangan sudah terbentuk di 22 Provinsi serta 117 Kabupaten yang memiliki tanaman sawit.
“Pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan selamat kepada pengurus DPW dan DPD se Provinsi Gorontalo yang baru saja saya lantik, selanjutnya amanah yang kami berikan kepada saudara-saudara untuk dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya untuk membantu para petani kita yang ada di tingkat pedesaan yang membutuhkan pendampingan tentang bagaimana caranya mendapatkan dana hibah 30 juta per Hektare dari BPDPKS dalam bentuk program PSR, Sapras dan SDM”, ngkap Alpian.
Menurut Alpian, sektor perkebunan berperan strategis dalam pemecahan agenda besar pembangunan ekonomi nasional, seperti membuka kesempatan kerja, penanggulangan kemiskinan, pembangunan daerah, peningkatan ekspor dan daya dorong tumbuhnya kegiatan ekonomi lokal pada sector terkait.
“Pemerintahan Provinsi Gorontalo berdasarkan data yang kami terima saat ini realisasi tentang peremajaan sawit rakyat sapras, serta SDM masih 0%, maka perlu kita melakukan FGD pada hari ini, dengan tujuan supaya PSR, sapras dan SDM di Provinsi Gorontalo bisa
mengalami peningkatan secara signifikan”, jelasnya.
Sementara Wakil Bupati Pohuwato Hj Suharsi Igirisa dalam kesempatan itu menyampaikan harapannya, agar setelah dikukuhkan DPW dan DPD APKASINDO Perjuangan Provinsi Gorontalo bisa memperhatikan tata kelola perkebunan sawit berkelanjutan serta memperjuangkan nasib para petani yang ada di Kabupaten Pohuwato.
“Perlu adanya peningkatan sumber daya manusia, dalam pengelolaan sawit kemudian sarana dan prasarana juga perlu di bangun, kemudian juga termasuk bagaimana para petani di perhatikan, baik itu penguatan dukungan sumber daya manusianya terkait dengan penanaman, pemeliharaan, pengelolaan pada sawit itu sendiri, bila perlu mereka di beri penguatan modal, sehingga bisa di minati masyarakat di sana”, ujar Wabup Suharsi.
Wabup Suharsi menjelaskan, perusahaan sawit pada saat awal masuk, itu sangat menjanjikan sosialisasinya, terutama kebun plasma. Namun hingga sekarang, kata Wabup Suharsi, hal itu menjadi pro kontra karena kebun plasma belum di nikmati sepenuhnya oleh para petani.
“Saya minta kebun plasma itu lebih diperjelas lokasinya dimana, batas-batasnya juga harus jelas”, terang Wabup Suharsi.
Untuk itu, Wabup Suharsi mengharapkan APKASINDO Perjuangan di Provinsi Gorontalo bisa menjadi corong wadah para petani sawit, melakukan evaluasi terhadap program kerja, konsolidasi aspirasi petani untuk diperjuangkan, membuat rumusan-rumusan pokok-pokok pikiran demi kemajuan perkebunan dan membantu pekebun untuk mengembangkan usahanya.
“Karena selama ini masyarakat menerima apa adanya yang disampaikan oleh pihak mereka, ini saya minta komitmennya harus jelas sebagaimana perjanjian awal”, ujar Wabup Suharsi tegas. (Zak)




