KESEHATAN

Maryam Samoe Bantah Tudingan Aleg Wawan Hatama, Terkait  Kasus Operasi  Matta Di RSUD Bumi  Panua, Yang  Mengakibatkan Pasien  Meninggal Dan Buta

M’Bhargo,Pohuwato- Beberapa waktu yang lalu, public dihebohkan dengan statement dari Aleg Wawan Hatama,  gerindra tersebut seolah menyerang pemerintahan SMS, dengan isu isu tentang kebobrokan pemerintahan SMS, yang dinahkodai Bupati SM yang justru merupakan Kader dari Partai Gerindra.

Salah satu isu adalah soal pelayan Rumah Sakit Bumi Panua,  yang diungkapnya adalah terkait 4  Pasien yanh semuanya buta dan bahkan satu meninggal dunia.

“ Saya ada nama-namanya. Apakah Rumah Sakit kita hanya membutakan orang?,” begitu statemen Aleg Gerindra ini seperti yang di kutip dari m-galeri.com.

Menurut wawan dalam RDP di DPRD Pohuwato tanggal 18 Maret 2024, lewat data yang disodorkan ke Pihak RSUD bahwa pasien yang buta setelah post operasi katarak pada mata pada tahun 2023 adalah : Suryati Rumampuk, Haira dan Ruslan Rumampuk. Dan 1 orang pasien meninggal tak di jelaskan identitasnya.

Merespon tuduhan Wawan hatama tersebut, Kabid Pelayanan RSUD Bumi Panua, Maryam Samoe memberi klarifikasi bahwa berdasarkan data data yang disodorkan itu, pihak RSUD Bumi Panua telah melakukan investigasi lapangan.

Menurut Maryam, Dari hasil investigasi lapangan ditemukan fakta fakta :

  1. Nama Ny Suryati Rumampuk 62 tahun nama tersebut tidak temukan di SIM RS RSBP. Namun kami tetap  mencari data yang sesungguhnya pada pasien yang dimaksud.  Saat kami temui pasien ini dirumahnya dengan alamat desa Babalonge kecamatan Lemito .

Setelah kami wawancarai pasien tersebut  melakukan  operasi  di RS  Manado pada tahun 2023 dan  “Pasien tidak Pernah  Melakukan  Operasi Katarak  DI RSUD Bumi Panua Pohuwato  dan kami temui  pasien  tidak dalam keadaan buta total.”

  1. Nama Tn Husin Haras 73 Tahun alamat desa Lomuli. Data yang di informasikan bahwa operasi  tersebut  dilakukan pada Tahun 2023 di RSUD Bumi Panua Pohuwato. Dan fakta yang sesungguhnya adalah,  bahwa operasi di lakukan di RSUD BP pada Tanggal 7 Desember  tahun 2021 data SIM RS dan  Saat ini pasien bisa melihat (tidak Buta total)
  2. Nama Ny Ruslan Mantulangi 73 tahun alamat desa Lomuli Kecamatan Lemito. Sesuai informasi dari Aleg Wawan Hatama dioperasi Tahun 2023.

Fakta yg kami dapati dari data SIM RS dan informasi dari  pasien tersebut beserta keluarganya, pasien ternyata di operasi di RSBP pada tanggal 6 Desember Tahun 2021

Kronologi yang disampaikan pasien dan keluarga pasien  ke kami saat investigasi, operasi yang dilakukan yakni pada mata kiri. Tempat di lakukannya operasi di RSUD BP pada tahun 2021 saat itu pasien Ny Ruslan Mantulangi mengatakan  masih bisa melihat tapi tidak maksimal, namun selang hampir setahun kemudian mata kanannya seperti mulai tidak bisa melihat dan pasien mengatakan telah konsultasi ke dokter mata dan dokter mata mengatakan kepada pasien dan keluarga hal ini di karenakan terganggunya saraf pada mata, sehingga di rujuk ke Rumah Sakit Bunda  di kota Gorontalo dan di lakukanlah operasi  katarak matanya di Rumah Sakit Bunda,

Beberapa saat kemudian sekembalinya Ny Ruslan dari RS Bunda,  mata kanan dan mata kirinya sudah tidak bisa melihat alias Buta dan hingga sampai saat ini pasien dalam keadaan tidak melihat (buta)

  1. Terkait data yang disampaikan oleh aleg Wawan Hatama bahwa ada satu orang yang meninggal di infokan akibat post Operasi mata katarak, namun kami sudah mencoba mencari data di Puskesmas Lemito  sampai di desa Kenari, desa Lomuli, desa Balonge namun kami tidak menemukan ada warga yang meninggal di akibatkan karena Operasi Katarak seperti yg di sampaikan Aleg Wawan Hatama.

“ Atas nama pihak RSUD Bumi Panua, kami merasa  penting untuk sampaikan hasil investigasi ini agar public tidak bias dan mengetahui kondisi sebenarnya RSUD, agar masyarakat tak menjadi ragu dengan pelayanan RSUD Bumi Panua “  ungkap Maryam

“Kasihan juga kalau karena isu ini lalu masyarakat tidak  mau lagi memanfaatkan pelayanan RSUD Bumi panua, yang rugi kan masyarakat juga, padahal fakta sesungguhnya tidak begitu “ tutup Maryam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button