Uncategorized

Tanamkan Rasa Teloransi, FKUB Pohuwato Gelar Dialog Kebangsaan Antar Umat Beragama

 

MBharGoNews.com, Pohuwato – Untuk menjaga dan mencegah radikalisme, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pohuwato menggelar acara Dialog Kebangsaan Antar Umat Beragama, bertempat di Sunrise Hotel’s dan Homestay, Desa Palopo, Kecamatan Marisa, Senin (31/10/2022).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Iskandar Datau ini diikuti oleh elemen pelajar SMA, SMK, MA dan perwakilan Mahasiswa KKN.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pohuwato, Usman Polumuduyo dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan dialog ini dimaksudkan untuk lebih menanamkan pengertian kepada para pelajar untuk dapat memahami rasa nilai toleransi dalam keberagaman agama, suku, dan golongan di lingkungan sekolah dan masyarakat di sekitarnya.

“Karena kalau dari kecil dan dari dunia pendidikan mereka sudah memahami apa yang dimaksud dengan toleransi, dan apa itu kebersamaan, itu akan terbangun harmonisasi. Karena sesungguhnya yang namanya orang Islam dan sesama Islam tidak saling memusuhi, orang Islam tidak bisa memusuhi orang non muslim, dan begitupun sebaliknya”, tuturnya.

Selain itu, untuk bagaimana memberikan pemahaman kepada generasi muda terutama pelajar untuk membangun harmonisasi dan toleransi juga di lingkungan sekolah dan masyarakat yang beragam dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

“Dan ini tujuannya, agar mereka bisa terdidik sejak dini untuk bagaimana memahami bahwa konsep kegiatan agama itu sangatlah penting. Karena dimana-mana nilai rasa aman, rasa damai, rasa persaudaraan itu sangat mahal”, jelas Usman Polumuduyo.

Sementara itu, Sekda Iskandar Datau dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kaitan dengan apa yang menjadi tema kegiatan hari ini bahwa nilai toleransi sungguh sangat penting di negara kita yang beragam dan menjadi esensi dari Forum Kerukunan Umat Beragama.

“Alhamdulillah tadi sudah dimulai dengan doa yang dilakukan oleh perwakilan dua agama, yang pertama dimulai dari saudara kita Nasrani bapak pendeta dan kedua dari ustadz”, ucapnya.

Dan semua itu, kata Iskandar, dilakukan untuk bagaimana kita mengharapkan kehidupan berdampingan yang tujuannya adalah untuk bagaimana terciptanya kerukunan. Dan dialog ini juga, katanya, adalah cara efektif untuk bagaimana mencegah terjadinya konflik. Sehingga ini bisa disatukan dalam rangka menuju perdamaian.

Selaku pemerintah daerah, Sekda Iskandar Datau menyambut baik, mensupport dan mendukung penuh kegiatan ini. Karena, menurutnya, forum ini sangat penting sebab tujuannya sangat baik untuk bagaimana mengelola keberagaman lewat forum ini.

Sekda Iskandar pun menghimbau agar kegiatan dialog untuk merawat kerukunan harus senantiasa dijaga oleh seluruh elemen khususnya pemerintah daerah.

“Insha Allah ini tetap terjaga. Kepada para Siswa-siswa, tolong ikuti ini dengan baik, ikuti dengan benar kegiatan ini, harapannya semoga dapat memberikan yang terbaik untuk daerah kita”, tandasnya.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pemberian materi oleh masing-masing narasumber diantaranya Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Arman Mohamad, S.Pdi., M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Pohuwato Drs Hi Fachry Djafar, M.Hi., dan Kasat Intelkam Polres Pohuwato Iptu I Wayan Suka, S.IP.

Diketahui, peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 50 orang yang terdiri dari para Siswa-siswi di Wilayah Ibukota Kabupaten Pohuwato, dan pengurus FKUB Kabupaten Pohuwato. (Kris)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button