POHUWATO

Usai Dilantik jadi Camat, Syaiful Hunta Ingin Mengembangkan Marwah Buntulia Sebagai Kota Santri

 

MBharGoNews.com, Pohuwato – Usai dilantik dan menduduki jabatan sebagai Camat di Kecamatan Buntulia, pelayanan kepada masyarakat akan terus lebih di tingkatkan. Sebagai orang nomor satu di wilayah Kecamatan Buntulia, Syaiful Hunta tentunya memiliki berbagai terobosan, pencapaian dan pengalaman-pengalaman yang menarik.

Hal itu diungkapkan Camat Buntulia yang baru, Syaiful Hunta sesaat usai serah terima jabatan (sertijab) Camat Buntulia. Rabu (11/01/2023). ”Sesungguhnya saya tidak ingin memproklamirkan bahwa ini program yang akan saya lakukan, tidak seperti itu. Namun, saya lebih ke implementasi, melanjutkan apa yang sudah dirintis oleh camat lama”, ungkap Syaiful.

Kata Syaiful, ada beberapa hal yang perlu dibenahi dari segala sisi, antara lain seperti pembenahan secara internal dan pembenahan lingkungan di Kecamatan Buntulia.

“Yang jelas untuk terobosan, program itu ada, namun kita akan diskusikan dulu dengan kepala-kepala desa, nyambung tidak. Kalau nyambung ayo kita jalan, supaya kita jalan bareng. Khawatirnya, akan terjadi gesekan, makanya semua harus kita sinkronkan, di desa itu seperti apa”, jelasnya.

Kedepan, lanjut Syaiful, dirinya ingin lebih mengembangkan Marwah dari Buntulia sebagai kota santri dan ia meyakini hal itu tanpa harus minta persetujuan siapa-siapa dan tidak akan ada pertentangan, jika program itu ada. Saat ditanyai, program apa yang dimaksud. Dirinya pun mengaku akan menggalakkan ‘Subuh Berjamaah’ di wilayahnya.

“Dan itu akan kita mulai 10 rumah ke kiri dari masjid, 10 rumah ke kanan, dan 10 rumah di depan masjid, jadi 1 orang 1 rumah, kita sholat subuh berjamaah, karena orang paling susah mau sholat itu di waktu subuh, kalau itu kita galakkan, Insha Allah untuk 4 waktu sudah gampang dilaksanakan”, terang dia.

Bukan cuma itu, dirinya mengaku akan melakukan sholat subuh di semua masjid di wilayah Kecamatan Buntulia. “Dan bila perlu kita akan sholat subuhnya di semua desa, baik itu di Hulawa dan desa-desa lainnya. Lihat saja nanti, saya akan lakukan itu. Karena saya tau masyarakat Buntulia itu religius”, kata Camat Syaiful Hunta. (Kris)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button