POHUWATO

Terkait Persoalan IPA Lemito, Lembaga Aliansi Indonesia Minta DPRD Pohuwato Gelar RDP

Harson Ali : "Bila perlu kita uji ke APH progres pekerjaannya"

 

MBharGoNews.com, Pohuwato – Lembaga Aliansi Indonesia kembali angkat bicara terkait belum berfungsinya Instalasi Pengelolaan Air minum (IPA) di Kecamatan Lemito.

Padahal proyek IPA yang diresmikan Wakil Bupati Pohuwato Suharsi Igirisa (20/03/2023) lalu tersebut, seakan hanya mempertontonkan ilusi progres pekerjaan di hadapan pemerintah daerah.

Sehingganya LAI melalui Harson Ali meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait persoalan tersebut.

“Bila perlu kita uji ke APH, dan saya siap melaporkannya bila perlu”, tegas pegiat anti korupsi ini.

Saling lempar tanggung jawab dan seolah pembenaran milik mereka yang terkait dengan IPA Lemito bukanlah solusi.

“Bagaimana IPA itu memberi manfaat dan normal pengolahan air bersihnya, itu solusinya”, tegas Harson.

Sementara, kata Harson, pemilik program dalam hal ini Bidang Cipta Karya Dinas PU Kabupaten Pohuwato, terkesan seakan tak punya beban dalam persoalan tersebut.

Pertanyaannya, kata Harson, siapa yang mengundang Wakil Bupati Pohuwato meresmikan IPA yang notabene pekerjaan masih menyisahkan sejumlah item yang menjadi penyebab air tidak bisa mengalir normal.

“Apakah kondisi ini harus dipaksakan di resmikan ?, Apakah karena waktu pelaksanaan sudah melewati batas kontrak kerja”, tanya Harson.

“Jangan, kok Wakil Bupati di bawah ke sebuah agenda dan meresmikan sesuatu program yang belum selesai yang notabene belum siap di gunakan. Ini namanya memberikan ruang mimpi yang endingnya persoalan baru”, tambah Harson.

Apabila, lanjut putra asli Randangan ini, tidak ada niat baik dari sang pemilik program dan pelaksana pekerjaan, maka sebaiknya langkah terakhir kita uji ini melalui aduan ke APH.

Apalagi, kata Harson lagi, pagu anggaran untuk pekerjaan itu menelan anggaran Rp.5 Milyar lebih dan menggunakan dana APBD.

Sebelumnya, juga progres pekerjaan ini sudah mendapat kritikan dari DPRD Pohuwato melalui Ketua Komisi III Rizal Pasuma. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button