Viral! Ucapan Iskandar Kamaru Picu Polemik di Media Sosial, Diduga Provokasi Warga

MBharGoNews.comĀ – Bupati terpilih Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Iskandar Kamaru, menjadi sorotan setelah diduga melontarkan pernyataan provokatif dalam acara peringatan HUT ke-22 Desa Miyambanga, Kecamatan Posigadan, Kamis (16/01/2025). Dugaan tersebut mencuat melalui sebuah video yang diunggah oleh warga di media sosial.
Pernyataan yang dianggap provokatif itu berbunyi, “Bae-bae ada deng kita, mo pilih nomor satu, no skarang ngoni rasa, dia yang ngoni pilih, se ancor pa ngoni”.
Sindiran bait lagu Gunawan ‘Sambunyi Hati’ tersebut diyakini memuat sindiran tajam terhadap pasangan calon MADU, yang merupakan rival politik Iskandar Kamaru pada Pilkada Bolsel 27 November 2024 lalu.
Banyak pihak menilai, ucapan Iskandar tersebut berpotensi memicu konflik di masyarakat, khususnya di kalangan pendukung dan simpatisan pasangan MADU.
Narasi tersebut juga dianggap membuka kembali luka lama terkait “pilkada hitam” yang sempat memanas di Bolsel.
Sejumlah pengamat dan warganet pun menyayangkan tindakan tersebut dan berpendapat bahwa sebagai pemimpin daerah terpilih, Iskandar Kamaru seharusnya berperan sebagai perekat persatuan pasca-pilkada.
āSeharusnya seorang bupati terpilih merangkul seluruh elemen masyarakat, bukan justru melontarkan pernyataan yang bisa memprovokasi warga,ā ujar salah seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.
Selain itu, dugaan adanya pelanggaran pilkada yang melibatkan pasangan IDEAL, lawan pasangan MADU, masih menjadi isu hangat di tengah masyarakat. Saat ini, gugatan terkait hasil pilkada masih diproses di Mahkamah Konstitusi (MK).
Video yang viral di media sosial menuai beragam komentar. Banyak warganet mengecam pernyataan tersebut sebagai bentuk ketidakbijaksanaan seorang pemimpin.
āBae-bae ada deng kita, mo cari orang lain, ini ucapan pemimpin? Bukannya merangkul masyarakat, malah memecah belah,ā tulis salah satu warganet.
Acara HUT Desa Miyambanga yang seharusnya menjadi ajang kebersamaan, justru diwarnai dengan dugaan provokasi. Kejadian inipun menambah ketegangan di kalangan masyarakat, khususnya di Desa Miyambanga dan sekitarnya.
Pesta demokrasi telah usai, dan masyarakat Bolsel berharap stabilitas keamanan serta keharmonisan sosial dapat segera pulih.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Iskandar Kamaru terkait video tersebut.
(Rahmat)




