POHUWATO

Survei KNMP di Pohuwato Tuntas, Torosiaje Jaya Jadi Titik Penilaian Terakhir

MBharGoNews.com – Pelaksanaan survei usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Kabupaten Pohuwato resmi berakhir pada Rabu (15/4/2026).

Desa Torosiaje Jaya, Kecamatan Popayato, menjadi titik kelima sekaligus lokasi terakhir dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Sebelum menuju lokasi survei penutup, tim KNMP KKP RI yang dipimpin Ketua Tim Survei, Imam Firmansah, bersama dua anggota tim, terlebih dahulu melakukan pertemuan dengan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, di rumah jabatan bupati.

Pertemuan ini dimanfaatkan untuk menyampaikan perkembangan hasil survei sekaligus berpamitan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Saipul menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan maaf karena tidak dapat mendampingi tim pada survei terakhir akibat agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan.

Ia berharap seluruh titik yang telah disurvei dapat memenuhi kriteria sehingga usulan KNMP dari Pohuwato bisa disetujui.

“Terima kasih kepada tim KKP RI yang telah melaksanakan survei selama empat hari di Pohuwato. Semoga hasil dari lima titik ini memberikan peluang besar agar program KNMP dapat terwujud dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujar Bupati Saipul.

Sementara itu, Ketua Tim Survei, Imam Firmansah, mengungkapkan bahwa dua desa yang telah lebih dulu disurvei, yakni Desa Bumbulan di Kecamatan Paguat dan Desa Wonggarasi Timur di Kecamatan Wanggarasi, dinyatakan telah memenuhi persyaratan administratif.

Untuk Desa Torosiaje Jaya, proses penilaian masih akan dilanjutkan secara menyeluruh.

“Seluruh hasil survei akan kami bawa ke KKP RI untuk dianalisis lebih lanjut. Kami berharap usulan dari Pohuwato ini dapat memperoleh persetujuan,” jelas Imam.

Kedatangan tim survei di Desa Torosiaje Jaya disambut antusias oleh masyarakat setempat. Prosesi penyambutan dilakukan secara adat oleh Suku Bajo sebagai bentuk penghormatan, sekaligus mencerminkan kuatnya nilai budaya lokal yang masih terjaga.

Camat Popayato, Zulkifli Buludawa, dalam sambutannya menyampaikan bahwa masyarakat sangat menaruh harapan besar terhadap realisasi program KNMP. Ia menegaskan bahwa kehidupan masyarakat di wilayah Torosiaje sejak lama tidak terlepas dari sektor perikanan.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Torosiaje Jaya, Fadli Pakaya, yang menuturkan bahwa banyak warga setempat yang berhasil meningkatkan taraf hidup, bahkan menjadi pengusaha dan pedagang, berawal dari profesi sebagai nelayan.

Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat sekaligus Ketua Adat Bajo, Jekson Sompah. Ia menegaskan bahwa laut merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Torosiaje, sehingga program KNMP dinilai sangat strategis untuk mendorong kesejahteraan nelayan.

“Kami berharap program ini benar-benar dapat terwujud agar masyarakat nelayan di sini bisa lebih maju dan sejajar dengan daerah lain,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya survei di lima titik, Pemerintah Kabupaten Pohuwato kini menaruh harapan besar pada hasil evaluasi KKP RI, guna mewujudkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai langkah konkret peningkatan ekonomi masyarakat pesisir.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button