POHUWATO

Berangkat Dari Inisiatif Jamaah, Masjid Al Muhajidin Bohusami Kini Siap Digunakan

MBharGoNews.com – Masjid Al Muhajidin yang terletak di Desa Bohusami, Kecamatan Wanggarasi, Kabupaten Pohuwato, resmi diresmikan pada Jum’at (21/02/2025).

Acara peresmian ini dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Muksin A Hanggi, Kades Bohusami Jaib Adampe, jajaran pemerintah desa, tokoh masyarakat Irham Towalu serta masyarakat Desa Bohusami.

Sekretaris Camat Wanggarasi, Muksin A. Hanggi, dalam sambutannya mengajak seluruh jamaah untuk meramaikan dan memakmurkan masjid ini dengan berbagai aktivitas ibadah.

“Jangan sampai masjid yang telah dibangun dengan segala upaya ini tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh jamaah,” ujarnya.

Menjelang bulan suci Ramadan, Muksin juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak ibadah, serta mempererat tali silaturahmi.

Selain itu, mantan Sekcam Lemito ini juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid, khususnya kepada Kepala Cabang PT Nur Assyifa Berkah Gorontalo, Irham Towalu.

Lebih lanjut, Muksin mengingatkan jamaah untuk mendukung pemerintahan Bupati Saipul Mbuinga dan Wakil Bupati Iwan Adam dalam menjalankan program-program pembangunan selama lima tahun ke depan.

“Alhamdulillah, Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato telah dilantik. Mari kita bergandengan tangan mendukung mereka demi kemajuan daerah ini,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Desa Bohusami, Jaib Adampe, menjelaskan bahwa pembangunan Masjid Al Muhajidin berawal dari inisiatif jamaah Dusun 1 yang terdampak banjir akibat kondisi masjid sebelumnya yang tidak layak digunakan. Proses pembangunan ini memakan waktu cukup lama, diawali dengan pencarian lokasi dan hibah tanah dari warga.

“Alhamdulillah, dengan dukungan dari donatur, panitia, takmirul, serta pemerintah desa, pembangunan ini akhirnya dapat direalisasikan meski belum 100% selesai,” jelas Jaib.

Ditempat yang sama Ketua Takmirul Masjid, Yunus Isbak, mengatakan bahwa setelah peresmian, berbagai kegiatan keagamaan akan lebih digiatkan, termasuk kajian agama, taklim, serta pembinaan anak-anak di taman pengajian.

“Ke depan, kami ingin menjadikan masjid ini sebagai pusat kegiatan keagamaan yang memupuk ukhuwah Islamiyah,” katanya.

Dikatakannya, pembangunan Masjid Al Muhajidin sebagian besar didanai dari sumbangan masyarakat dan para donatur, termasuk pengusaha lokal seperti Tuti Puhi, Irham Towalu, serta Direktur Utama CV Andika.

Berkat kerja sama inilah, katanya, dalam waktu kurang dari setahun, masjid sudah dapat digunakan meskipun masih membutuhkan penyempurnaan lebih lanjut.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button