Dinilai Lambat, ketua Grib Kabupaten Gorontalo Soroti Kinerja Basarnas.
Ais Rahmola : Kejadian Orang Hanyut pagi hari, Basarnas datang malam hari
M’Bhargo,Kabgor(Boliyohuto)-Hujan deras yang mengguyur wilayah Gorontalo mengakibatkan Banjir Bandang di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Banjir tersebut mengakibatkan 3 orang terseret arus sungai kecil yang terletak Desa Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo meluap.
Kejadian ini terjadi pada pagi hari, sekitar pukul 10.25 Wita, ketika dua orang ibu dan anak sedang melakukan panen jagung di kebun.
Dalam upaya pencarian korban masyarakat dibantu oleh personil dari Polsek dan Koramil Boliyohuto, tidak tampak personil dari Basarnas. Padahal beberapa masyarakat sudah menghubungi pihak Basarnas.
Hal tersebut memicu sorotan dari Ketua Grib Kabupaten Gorontalo, Ais Rahmola dalam penjelasannya mengatakan bahwa harusnya Basarnas lebih responsif terhadap kejadian yang diakibatkan oleh bencana.
“Tugas Basarnas adalah Melakukan operasi pencarian, pertolongan, penyelamatan, dan evakuasi korban dalam berbagai musibah, dan mereka harus siap setiap waktu dalam melakukan tindakan darurat yang memerlukan upaya penyelamatan para korban”, jelas Ais
Kedepan Ais mengharapkan agar Basarnas selalu siap dalam situasi darurat,  “ Saya berharap kedepan Basarnas agar lebih profesional dalam menjalankan tugasnya, kejadian orang hanyut sudah ada di Media dari siang hari, Basarnas turun ke TKP malam hari, bagaimana itu”,pungkasnya




