POHUWATO

Kawal Proyek Strategis Ketahanan Pangan, Danrem 133/NW Dampingi Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka di Pohuwato

MBharGoNews.com – Ketersediaan air melalui jaringan irigasi yang baik menjadi kunci keberhasilan program cetak sawah. Tanpa sistem pengairan yang optimal, lahan yang sudah dibuka tidak akan mencapai produktivitas maksimal.

Hal tersebut ditegaskan Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka, Brigjen TNI Saptono, saat melakukan peninjauan lapangan proyek strategis ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Pohuwato, Sabtu (3/1/2026) kemarin.

Dalam kegiatan tersebut, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka didampingi Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hardo Sihotang.

Fokus utama kunjungan kerja ini adalah memastikan kesiapan infrastruktur irigasi tersier dan progres perluasan lahan melalui program cetak sawah yang berlokasi di Kecamatan Randangan dan sekitarnya.

“Kita tidak hanya sekadar membuka lahan baru, tetapi juga memastikan sistem pendukungnya, seperti irigasi tersier ini, berfungsi dengan baik agar petani kita memiliki jaminan air untuk memulai masa tanam,” tegas Kapoksahli di sela-sela peninjauan.

Kemudian, Danrem 133/NW menambahkan bahwa sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah dalam pengawasan proyek ini bertujuan untuk meminimalisir kendala teknis di lapangan. Ia juga menyampaikan Kabupaten Pohuwato, khususnya wilayah Randangan, diproyeksikan menjadi pilar utama kedaulatan pangan di Provinsi Gorontalo.

Lebih lanjut, optimalisasi irigasi dilakukan untuk memastikan saluran irigasi tersier mampu mengalirkan air hingga ke ujung petak sawah baru.

Selain itu, percepatan cetak sawah juga menjadi perhatian guna mengevaluasi pembersihan lahan (land clearing) dan perataan lahan (land leveling) agar sesuai standar teknis pertanian.

Aspek kesejahteraan petani turut menjadi bagian penting dalam peninjauan tersebut, dengan memastikan program ini memberikan dampak langsung bagi peningkatan ekonomi masyarakat lokal di Desa Motoluhu Selatan dan sekitarnya.

Kunjungan ini diakhiri dengan penekanan kepada satuan kewilayahan (Kodim dan Koramil) agar terus melakukan pendampingan kepada para petani dalam pemanfaatan alat mesin pertanian (alsintan) guna mempercepat masa tanam setelah proses cetak sawah usai.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Intel Kasrem 133/NW Kolonel Kav Erwandarno, Dandim 1313/Pohuwato Letkol Arm Fiad Swandana, Kadis Pertanian Kabupaten Pohuwato Kamri Alwi, Tim Survei Investigasi Desain (SID) Jefri Debads S.P., para Personil Koramil 1313-01/Marisa dan Tim Pengawas Unstrad.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button