Di Gebyar SMS Jilid III, Pemkab Pohuwato Beri Banyak Bantuan untuk Warga Kurang Mampu

MBharGoNews.com, Pohuwato – Pemberian bantuan untuk masyarakat kurang mampu pada Gebyar SMS jilid III di tahun 2023 tetap dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato.
Sejumlah bantuan tersebut diserahkan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga bersama Wakil Bupati, Suharsi Igirisa, Anggota DPRD Pohuwato, pimpinan OPD, unsur forkopimca pada Gebyar SMS di Kecamatan Popayato Barat yang berlangsung di halaman Puskesmas Popayato Barat, Selasa, (07/03/2023).
Adapun jenis bantuan tersebut diantaranya dari Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) 3 paket nomor induk berusaha, Dinas Pertanian bantuan bibit durian musang king sebanyak 125 pohon, bantuan jenis sayuran pelopor pencegahan stunting 2 paket.
Selanjutnya, dari Dinas Pendidikan bantuan seragam sekolah kepada TK 30 orang, SD 48 orang dan SMP 18 orang, Dinas Perhubungan berupa bantuan voucer BBM pertalite untuk pengemudi bentor sebanyak 45 liter kepada 7 orang, Dinas Pangan bantuan bahan pangan untuk P3 dan prevalen dan stunting kepada 607 kk.
Selain itu, dari Disporapar, pelatihan inklusi sosial dengan sasaran 50 pemuda penerima hibah, Dinas Perindagkop bantuan bahan kue, bahan makanan, bahan kios, Dinas Perikanan bantuan voucer BBM untuk nelayan sebanyak 50 liter kepada 80 orang, Dinas Kominfo bantuan internet orbit 11 paket, serta dari Puskesmas Popayato Barat, bantuan stunting, bumil kek, dan kurang gizi.
Bupati Saipul Mbuinga berharap agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik, sekiranya dengan bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Olehnya manfaatkan ini dengan baik, sehingga bisa berguna untuk kita dan juga untuk keluarga.
Sementara itu, Wabup Suharsi Igirisa menambahkan bahwa pada Gebyar SMS tahun ini, bantuan untuk masyarakat kurang mampu tetap ada, sehingga diharapkan bantuan ini dimanfaatkan sebaik mungkin dalam meningkatkan usaha dan untuk memberikan kesehatan bagi kita semua.
“Lebih khusus lagi ibu hamil dan kurang gizi. Pun demikian dengan bantuan lainnya kiranya betul-betul dikelola dengan baik”, tandasnya. (I-One)




