
M’Bhargo,Gorontalo (Kabgor)- – Sopyan, seorang petani jagung di Desa Puncak, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, menjadi korban penipuan oleh seorang oknum yang mengaku sebagai anggota TNI. Oknum tersebut menawarkan motor untuk dijual dengan harga 4 juta rupiah melalui postingan di Facebook.

Sopyan melihat postingan tersebut dan tertarik untuk membeli motor karena sangat berguna untuk hasil panen. Sopyan kemudian mengirim pesan di Messenger atau inbox pada oknum tersebut. Sontak langsung di respon dan si oknum tersebut meminta no WA Sopyan. Terjadilah kesepakatan yaitu motor akan di antar atau sistim COD. Oknum tersebut meminta uang muka 1,5 juta rupiah pertama.
“Mungkin dengan adanya info tentang identitas pelaku yang sudah meyakinkan korban, sontak si korban mentransfer uang muka sebesar 1,5 juta rupiah sebagai uang panjar,” ungkap istri Sopyan.
Lalu berselang beberapa hari kemudian, pelaku pada hari Selasa 3 Februari pukul 16.35 WIB mengirim pesan untuk segera mentransfer sejumlah uang sisa sesuai harga yg di sepakati sebesar 2,5 juta rupiah. Karena korban merasa was-was jangan sampai ini penipuan, sang istri tidak mau melakukan transfer. Namun si oknum tersebut malah mengancam akan meng obrak-abrik rumah korban dan akan mengancam membunuh suami, ungkap istri lewat bukti video rekaman.
Korban merasa takut dan tidak berani melapor ke kepolisian, namun keluarga korban berharap kejadian ini dapat di beritakan agar tidak ada korban lain. Korban akan tetap melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian dan berharap oknum tersebut dapat segera ditangkap dan dihukum sesuai dengan perbuatannya.
Pihak kepolisian diharapkan dapat segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum tersebut dan melindungi korban dari ancaman yang dialaminya. Warga Desa Puncak juga berharap oknum tersebut dapat segera ditangkap dan dihukum sesuai dengan perbuatannya.
Redaksi




