Peduli Warga Terdampak Kemarau, YR Tim Kerahkan Tiga Armada Air Bersih

MBharGoNews.com – Menindaklanjuti dan merespons keluhan masyarakat terkait krisis air bersih akibat musim kemarau, Yayasan Rakyat Tunas Indonesia Maju (YR Tim) mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga di Dusun Transmigrasi, Desa Mootilango, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, Minggu (30/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak tiga armada pengangkut tandon dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih kepada warga yang terdampak.
Pimpinan YR TIM, Yosar Ruiba, melalui Koordinator Pelaksana Kegiatan YR Tim, Zufrin Harun, mengatakan distribusi air bersih tersebut merupakan inisiatif murni YR Tim dengan menggandeng sejumlah organisasi, di antaranya AHS Centre, FRM Foundation, IMM, HMI, PMII, Karang Taruna, KNPI, serta sejumlah wartawan. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Perumdam Tirta Molango Pohuwato.
“Ini perdana. Dengan keterbatasan yang ada, Alhamdulillah kurang lebih 17.600 liter air bersih di hari pertama ini berhasil kita distribusikan. Kita bekerja sama dengan sejumlah organisasi dan didukung penuh oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Pohuwato,” ungkap Zufrin.
Zufrin menjelaskan, pendistribusian air bersih kali ini difokuskan kepada warga yang terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau di Dusun Transmigrasi, Desa Mootilango. Sebanyak 50 kepala keluarga menjadi penerima manfaat dalam kegiatan tersebut.
Zufrin menambahkan, meski masih memiliki keterbatasan, YR Tim akan berupaya maksimal untuk menjangkau wilayah-wilayah terdekat lainnya yang mengalami kesulitan air bersih, seperti Kecamatan Duhiadaa, Marisa, hingga Buntulia.
“Insyaallah kita lanjut besok. Kami berharap bantuan air bersih ini dapat bermanfaat bagi warga,” pungkas Zufrin.
Sementara itu, Kepala Desa Mootilango, Ithin Yanjo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan distribusi air bersih yang diberikan YR Tim.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan air bersih ini. Karena memang diakui, warga di wilayah transmigrasi saat ini kesulitan mendapatkan air bersih,” ungkap Ithin.
Salah seorang warga Transmigrasi, Abdul Karim, mengaku terharu sekaligus bersyukur atas bantuan air bersih yang diberikan YR Tim.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur sekali. Jujur, Pak, kami di sini sulit sekali mendapatkan air bersih. Untuk kebutuhan sehari-hari, kami mandi menggunakan air yang keruh. Kalau ingin mandi dengan air bersih, kami harus membeli. Terima kasih YR Tim. Kebetulan besok hari Senin masuk sekolah, jadi anak-anak bisa mandi dengan air bersih,” kata Abdul.




