Hadiri Launching Studio Pembelajaran di MTs Negeri 2 Pohuwato, Sekda Iskandar: Pemerintah Daerah Siap Mensupport

MBharGoNews.com, Lemito – Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato Iskandar Datau menghadiri kegiatan Launching Studio Pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 Pohuwato bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Syafruddin Baderung, Selasa (31/05/2022) malam.
Dalam sambutannya, Sekda Iskandar Datau mengatakan, saat ini di era digital setiap sekolah memliki tanggungjawab yang penting dalam penyesuaian dan penyelarasan program pendidikan berbasis teknologi.
Tentu dengan penguasaan keterampilan digital, kata Iskandar, harus dimulai dari usia dini dengan menerapkan pembelajaran aktif serta inovatif melalui pengawasan arahan dari tenaga pendidik (Guru) dan orang tua.
Berkat inovasi yang dilahirkan oleh MTs Negeri 2 Pohuwato ini, Sekda Iskandar Datau menyampaikan apresiasi yang besar dengan harapan dapat membawa perubahan dunia pendidikan di Kabupaten Pohuwato.
“Ini sungguh sangat luar biasa, begitu banyak inovasi-inovasi yang digagas MTs Negeri 2 Pohuwato, Insha Allah sepanjang kewenangan di kabupaten, kami akan senantiasa mensupport keberhasilan program ini”, tutur Sekda.

Sekda Iskandar Datau pun berharap, hadirnya studio pembelajaran tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan terus berlanjut, sehingga mampu menjadikan MTs Negeri 2 Pohuwato sebagai contoh bagi sekolah umum lainnya.
“Tentunya, kami selaku pemerintah daerah siap mendukung agar program ini bisa berkembang, meskipun dengan anggaran yang belum maksimal tetapi sudah ada. Kedepan kami akan lebih memperhatikan, dan akan melibatkan semua pihak”, jelas Sekda Iskandar.
Ditempat yang sama, Kepala Sekolah MTs Negeri 2 Pohuwato Tanti Taha Maya mengaku kesuksesan pembangunan studio pembelajaran ini berkat dukungan yang besar dari Kantor Kementerian Agama Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Pohuwato.
Tanti Taha Maya menambahkan, munculnya ide studio pembelajaran karena keinginan untuk memiliki saluran Radio TV didasari atas keterbatasan para Guru dalam membimbing peserta didik.
“Di era digitalisasi saat ini merupakan solusi bagi kami dalam mengemas pembelajaran untuk lebih menarik, sehingga para siswa tidak saja menonton pada satu model pembelajaran,” jelas Kepsek Tanti Taha Maya. (Kris)




