Uncategorized

Audiens TKPSDA dan Pemkab Pohuwato, Sungai Randangan Jadi Titik Fokus Bahasan

 

MBharGoNews.com, Pohuwato – Pemerintah Kabupaten Pohuwato menerima kunjungan delegasi Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TK-PSDA) Provinsi Gorontalo terkait penyampaian rekomendasi hasil pendayagunaan kelembagaan dan isu-isu strategis, bertempat di ruang pola kantor Bupati Pohuwato, Selasa (02/08/2022).

Delegasi TK-PSDA Provinsi Gorontalo terdiri dari Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) II serta Badan Perencanaan dan Penelitian Pembangunan Daerah (BAPPPEDA) Provinsi Gorontalo.

Audiensi tersebut dihadiri langsung Wakil Bupati Pohuwato Hj Suharsi Igirisa didampingi Asisten Ekbang Fikri Adam, Kepala Baperlitbang Irfan Saleh, Plt. Kadis PUPR Risdyanto Mokodompit, Kepala Bapppeda Provinsi Budiyanto Sidiki, Sekretaris TKPSDA dari BWSS serta OPD terkait.

“TKPSDA ini kelembagaannya lengkap, sebagai lembaga wadah koordinasi yang sifatnya bukan eksekusi tapi sifatnya keorganisasian berkaitan dengan pengelolaan sumber daya air”, kata Kepala Bapppeda Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki.

Budiyanto menjelaskan, TK-PSDA memiliki fungsi sebagai konsultasi pihak terkait dengan keterpaduan pengelolaan sumber daya air, tercapainya kesamaan dengan segala sektor antar wilayah dan antar pemangku kepentingan, juga sebagai fungsi pengintegrasian dan kepentingan antar sektor khususnya antar sektor dan pemilik kepentingan dalam pengelolaan sumber daya air dan terakhir sebagai fungsi pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan rencana kegiatan TKPSDA.

“Oleh sebab itu, TKPSDA ini penting sekali, karena memang hal yang berkaitan dengan pemanfaatan air ini diwaktu-waktu tertentu kadang antara kebutuhan dan ketersediaan itu mengalami ketidak seimbangan dan kami yakin pasti di Pohuwato sesuai dengan kejadian. Oleh sebab itu, kenapa pentingnya TKPSDA ini”, jelasnya.

Budiyanto berharap, rekomendasi tersebut bisa terintegrasi ke dalam rencana kerja pemerintah daerah karena tentu rekomendasi yang ada merupakan bagian dari apa yang menjadi isu dan permasalahan yang ada di sumber daya air, yang jika tidak ditindaklanjuti pasti akan berdampak luas ke hal-hal pelayanan kepentingan Pohuwato dan masyarakat itu sendiri.

“Oleh sebab itu, rekomendasi yang disampaikan ini mudah-mudahan menjadi bagian dari penyelesaian masalah, untuk mengoptimalkan pemanfaatan atau pengelolaan sumber daya air di Kabupaten Pohuwato”, ujarnya.

Sebagai Pemerintah Daerah, Wakil Bupati Pohuwato Hj Suharsi Igirisa, menyambut baik pertemuan tersebut, apalagi ini terkait dengan penanganan sungai Randangan.

Tentu, katanya, isu-isu strategis seperti yang telah disampaikan akan menjadi perhatian pemerintah daerah, juga menjadi kolaborasi program antara provinsi, balai sungai dan juga pemerintah daerah Kabupaten Pohuwato.

“Seperti apa yang telah disampaikan bahwa kami juga sudah melakukan apa yang menjadi rekomendasi ini. Akan tetapi, tentu ini belum maksimal terkait dengan penanganan sungai Randangan”, jelas Wabup.

“Mudah-mudahan dari pertemuan kita ini bisa mengurai apa yang diresahkan oleh masyarakat, Alhamdulillah juga kita ini telah menerima matriks monitoring dan evaluasi rekomendasi dan isu-isu strategis wilayah sungai Randangan. Tentu ini ada di wilayah kita, makanya akan kami seriusi dan berharap mungkin yang kami tidak bisa tangani, kami akan koordinasi terus dengan balai sungai dan juga pemerintah provinsi Gorontalo”, ujar Wabup Suharsi Igirisa menambahkan. (Kris)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button