Uncategorized

Ketua Tamirul Masjid At-Taubah Lapas KelasIIA Gorontalo Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke DPRD Kabgor

 

MBharGoNews.com, Pohuwato – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Syam T. Ase, ST menerima kunjungan silaturahmi Fery Utiarahman sebagai Ketua Ta’mirul Masjid At-Taubah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo, di ruang kerjanya, Senin (14/02/2022).

Dalam kunjungan silaturahmi ini, Fery memanfaatkan kesempatan diskusinya untuk memaparkan program Badan Ta’mirul Masjid yang keberadaannya di Lapas Kelas IIA Gorontalo senantiasa turut serta melakukan pembinaan kepada jamaah yang seluruhnya adalah Warga Binaan Pemasyarakatan.

Fery mengungkapkan bahwa warga binaan di Lapas Gorontalo mayoritas adalah warga masyarakat berasal dari Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo Utara bersama dengan teman teman pengurus lainnya.

Badan Ta’mirul Masjid menyelenggarakan program pembinaan yang dikhususkan untuk pembentukan karakter, mental spiritual dengan menerapkan pola pembinaan layaknya pendidikan pesantren, dengan tagline “masuk napi keluar santri”.

Fery meyakinkan bahwa warga binaan yang bebas pasti setidaknya memiliki kemampuan baik baca Al-Qur’an, menjadi imam, khotib, muadzin, ataupun berdakwah.

Olehnya itu, Fery berharap dukungan dan arahan dari seluruh stakeholder sehingga program kerja dapat terus berjalan maksimal, dan kelak warga binaan ketika bebas nanti dapat terterima di masyarakat dan lingkungannya.

Pada kesempatan itu, Syam T. Ase, memberikan apresiasi atas terobosan program program Lapas Gorontalo dan Badan Tamirul Masjid serta berharap kepengurusan Tamirul Masjid dapat tetap solid dengan didukung manajemen masjid yang baik.

Menurut Syam, Masjid adalah sarana untuk beribadah, juga tempat untuk mempersatukan umat. Ia berharap Takmirul Masjid dapat memberdayakan warga binaan untuk menjadi lebih produktif dan kreatif.

“Masjid itu salah satu tempat “bengkel” iman, tempatnya memperbaiki budi pekerti serta membentuk karakter mental spiritual, dan saya titipkan warga binaan yang berasal dari kabupaten Gorontalo khususnya dan Provinsi Gorontalo umumnya di Lapas Gorontalo untuk dibentuk menjadi pribadi pribadi yang muttaqin dan berahlaqul karimah”, harapnya.

Sumber : Lapas KelasIIA Gorontalo

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button