Pelayanan Telat Dibuka, Warga Ngomel di Kantor Samsat Pohuwato: Pegawainya Belum Ada

POHUWATO, MBHARGINEWS.COMĀ – Sejumlah warga dibuat kesal lantaran pelayanan di Kantor Samsat Pohuwato terlambat dibuka pada Rabu (19/11/2025). Hingga pukul 09.10 Wita, kantor tersebut belum membuka pelayanan bagi para wajib pajak kendaraan bermotor.
Pantauan dilokasi, warga yang sejak pagi antre memenuhi halaman Kantor Samsat terlihat mengomel dan melontarkan kekesalan. Mereka yang datang untuk mengurus administrasi kendaraan mengaku kecewa karena pelayanan yang seharusnya dimulai pukul 08.00 Wita tidak kunjung berjalan.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan rasa kesalnya.
āBagaimana juga mo ada pelayanan, pegawainya saja belum ada, parah,ā ujarnya kesal.
āKalau tidak ada kegiatan lain di luar mungkin bisa menunggu mereka (pegawai), tapi ini kami masih ada pekerjaan lain lagi,ā tambahnya.
Keluhan serupa disampaikan seorang ASN guru sekolah dasar di Marisa yang datang lebih pagi dengan harapan mendapat antrean cepat.
āSaya pikir karena masih pagi paling dapat antrean cepat, eh tidak taunya bagini. Napa siswa saya kasih tinggal di kelas,ā ungkapnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala UPTD Samsat Pohuwato, Suleman, mengakui adanya kendala dalam membuka pelayanan tepat waktu.
Menurutnya, Samsat berbeda dengan kantor pelayanan lain karena terdiri dari beberapa instansi dalam satu atap.
āDi sini ada tiga bahkan empat instansi, ada Badan Keuangan Provinsi Gorontalo, Kepolisian, Jasa Raharja, dan Bank SulutGo,ā jelas Suleman.
Ia menuturkan, pelayanan baru dapat dibuka jika seluruh unsur hadir, terutama dari Jasa Raharja dan pihak kepolisian.
Suleman pun mengaku, keterlambatan petugas kepolisian menjadi salah satu faktor utama karena mereka memiliki tugas di tempat lain sebelum bergabung di Samsat.
āMereka itu sebelum tugas di sini, tugas dulu di tempat lain. Jadi setelah aktivitas mereka selesai di kepolisian baru datang ke Samsat. Itu kendalanya,ā ujarnya.
Karena sistem validasi data kendaraan milik kepolisian, pihak Samsat mengaku tidak bisa membuka pelayanan tanpa kehadiran petugas terkait.
āKami tak berdaya jika tidak ada data itu. Kami satu atap, tapi datanya mereka yang punya,ā tutup Suleman.




