Uncategorized

Percepat Turunkan Angka Stunting, DP3AP2KB Pohuwato Gelar Orientasi Bagi Kader Tim Pendamping Keluarga

 

MBharGoNews.com, Pohuwato – Dalam rangka percepatan dan penurunan angka stunting dengan prevalensi stunting sebesar 14 persen tahun 2024. Maka, salah satu arah kebijakan yang dilaksanakan adalah meningkatkan pelaksanaan pendampingan keluarga oleh tim pendamping desa atau kelurahan.

Guna mewujudkan hal tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Pohuwato, melakukan pembekalan dan orientasi terhadap Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Kecamatan se-Kabupaten Pohuwato tahun 2022, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Popayato, Senin (30/05/2022).

Kegiatan ini diikuti oleh tim pendamping keluarga, terdiri dari bidan desa kader PKK, kader PPKB dan Sub, peserta dari desa dan kelurahan berjumlah 105 orang dengan total 369 orang khusus kecamatan popayato barat 24 orang, popayato 30 orang, popayato timur 21 orang, total peserta popayato cs 75 orang. Waktu pelaksanaan 30 Mei sampai dengan 14 juni 2022.

Orientasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) dibuka oleh Hj Suharsi Igirisa selaku Wakil Bupati Pohuwato mengatakan, salah satu pembaharuan strategi percepatan penurunan stunting adalah dengan melakukan pendekatan keluarga melalui pendampingan keluarga beresiko stunting.

“Untuk mencapai target sasaran yakni, calon pengantin/calon pasangan usia subur, Ibu hamil dan pasca persalinan keluarga yang memiliki anak usia dibawah 5 tahun (balita)”, ujar Wabup Suharsi.

Menurutnya, dengan melakukan pendampingan kepada keluarga dengan cara mengidentifikasi faktor resiko stunting dan melakukan pelayanan komunikasi, informasi, edukasi, pelayanan kesehatan dan pelayanan lainnya untuk pencegahan risiko stunting.

Lebih lanjut dikatakannya, besarnya peran pendamping keluarga beresiko stunting dalam mengawal percepatan penurunan stunting, maka diperlukan sumber daya pendampingan yang berkualitas.

“Sehingganya ini perlu dilakukan upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kader tim pendamping keluarga melalui kegiatan orientasi, dengan harapan kegiatan pendampingan yang dilakukan nantinya benar-benar tepat sasaran dan tepat kegiatan yang akan berkontribusi terhadap penurunan stunting di kabupaten pohuwato,” jelas Wabup Suharsi.

Wabup juga berharap kegiatan orientasi pendampingan keluarga ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, dan dapat meningkatkan kualitas keluarga yang pada akhirnya dapat memberi kontribusi pada percepatan penurunan stunting di kabupaten pohuwato,” harap Wabup Suharsi Igirisa. (Kris)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button