Pihak Sekolah SMP 1 Boliyohuto Berikan Penjelasan dan Kembalikan Uang PIP
Ronal Matakiu : Saya Terima penjelasan Dari Pihak Sekolah dan Mengucapkan Terima Kasih atas dikembalikan nya Uang Tersebut

M’Bhargo,Gorontalo (KabGor) – Pihak SMP 1 Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, memberikan klarifikasi terkait tuduhan pemotongan uang PIP (Program Indonesia Pintar) yang dialami salah seorang siswa. Pada Jum’at, 30 Januari 2026, pukul 11.20 WITA, dimana pihak sekolah mengadakan pertemuan dengan Ronal Matakiu, warga setempat yang menerima laporan dari orang tua siswa, diruangan kepala sekolah.
Dalam pertemuan tersebut, pihak sekolah menjelaskan bahwa telah ada kesepakatan antara orang tua siswa dan Ibu Felya, guru yang terlibat, terkait penggunaan dana PIP. Namun, sebagai bentuk tanggung jawab dan transparansi, pihak sekolah tetap mengembalikan uang sebesar Rp500.000, jumlah yang dipotong, kepada orang tua siswa.
Alasan pengembalian uang tersebut adalah untuk menghindari hal-hal yang dapat merugikan nama baik sekolah dan guru. Pihak sekolah berharap klarifikasi ini dapat memperjelas situasi dan menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga kepercayaan masyarakat.
Ronal Matakiu, yang hadir dalam pertemuan tersebut, menerima penjelasan dari pihak sekolah dan mengapresiasi langkah yang diambil. “Saya terima penjelasan dari pihak sekolah dan mengucapkan terima kasih atas kembalinya uang tersebut,” ujarnya.
Pihak sekolah berharap klarifikasi ini dapat memperjelas situasi dan menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Mereka juga berjanji untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana PIP.
Kepala Sekolah SMP 1 Boliyohuto, Ibu Isra H.S.Pd, dalam pernyataannya, menegaskan bahwa sekolah akan terus bekerja sama dengan orang tua siswa dan masyarakat untuk memastikan bahwa dana PIP digunakan dengan baik dan tepat sasaran.
Dengan demikian, kasus ini diharapkan dapat diselesaikan dengan baik dan tidak akan mempengaruhi kualitas pendidikan di SMP 1 Boliyohuto. Pihak sekolah akan terus memantau dan meningkatkan kualitas pendidikan untuk kepentingan siswa dan masyarakat.
Redaksi.




