KABAR BHAYANGKARA

Respon Cepat Aparat Polsek Paguat Dalam Mengamankan Korban Perdagangan Anak

M’Bhargo-Pohuwato, Gerak cepat dilakukan aparat kepolisian sektor paguat, terkait postingan disosial media (fb) oleh akun an/ Nadia Idrak yang menyebutkan  adanya tindakan perdagangan anak dibawah umur di tempat hiburan malam, yang terjadi ada di Desa Molamahu Kec Paguat, Kabupaten Pohuwato.

Kapolsek Paguat Ipda Lukman M Olii S.H mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan investigasi kelapangan.

” Anggota berhasil mengamankan 2 orang anak perempuan dibawah umur, yang pertama bernama inisial IA (15 Tahun) Tahun dan PP (14 Tahun) yang kedua anak tersebut berasal dari wilayah Batudaa”, jelas Lukman

Kapolsek menjelaskan bahwa menurut salah seorang saksi yang bernama Hasni Adam bahwa pada pukul 01.30 wita,saat itu dirinya sedang duduk diteras rumah bersama suaminya Sumardi Samarang, Tiba-tiba muncul seorang perempuan dari semak dalam kondisi memprihatinkan berlumuran lumpur dan luka-luka lecet. Setelah ditanya mengaku bernama IA, dirinya tidak sendiri melainkan ada 2 Orang, namun posisinya telah ditahan dikaffe Uni oleh pemilik kafe tersebut.

Masih menurut keterangan saksi, bahwa IA mengaku  awalnya diajak oleh teman-temannya minum dikaffe, namun dirinya mendapat informasi bahwa mereka  berdua telah dijual dikaffe tersebut seharga Rp.700.000., (tujuh ratus ribu rupiah), namun berselang beberapa menit kemudian datang beberapa orang laki-laki yang mengaku keluarga dari perempuan tersebut dan langsung membawa perempuan tersebut.

Menurut saksi lain yaitu Umi yang bekerja sebagai kasir di kafe tersebut, dirinya mengatakan bahwa Sekitar pada pukul 17.00 wita, telah datang 6 Orang terdiri dari 2 perempuan dan 5 Orang laki-laki yang tidak mereka kenal, tujuan mereka datang ke kaffe adalah hendak minum,namun salah satu laki-laki yang diketahui bernama Alan,mendekati umi dengan maksud meminta uang sebesar Rp.700.000., dengan jaminan meninggalkan ke_2 perempuan yang bersama mereka.

Saksi umi langsung mengiyakan permintaan tersebut dengan memberikan uang sebesar Rp.700.000.(tujuh ratus ribu rupiah)  tersebut,kemudian uang tersebut digunakan untuk membeli minuman  dan makanan.
Berselang beberapa waktu kemudian sekitar  Pada pukul 21.00 wita,keempat orang laki-laki tersebut langsung keluar kaffe dan naik mobil brio warna merah dengan plat polisi DM 1482 EB,menuju Marisa. (Mobil tersebut berhasil didokumentasikan oleh saksi umi), akan tetapi tidak berapa lama,ke-2 Orang perempuan tersebut langsung beronta-ronta dan melarikan diri.

Menurut Kapolsek saat ini ke-6 Orang tersebut sudah diamankan dimapolsek Paguat,dan setelah mengadakan pengembangan dari unit intelkam dengan bantuan jaringan intelijen,ketika mendapat informasi mobil honda brio warna merah dengan nomor polisi DM 1482 EB tersebut telah melewati perbatasan Desa Mananggu Kec.Mananggu Kab.Boalemo menuju Kecamatan Paguat,

“Saat itu juga unit intelkam langsung bergegas mengejar target yang dimasud dan berhasil membekuknya, ada 7 orang didalam mobil tersebut, dan selanjutnya kami akan berkonsultasi dengan unit PPA polres Pohuwato dalam kasus ini, dan kami juga masih menunggu orang tua dari para anak tersebut yang saat ini sedang dalam perjalanan ke Paguat,”  pungkasnya

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button