Sejumlah Program di Desa Dinilai Bermasalah, Warga Bohusami Soroti Kinerja Kades

MBharGoNews.com, Pohuwato – Warga Desa Bohusami Kecamatan Wanggarasi Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo menyoroti kinerja Kepala Desanya. Kades Bohusami itu dinilai tidak pernah melibatkan warga dalam merumuskan sejumlah program yang ada di desa tersebut.
Hal itupun diungkap oleh 5 Tokoh masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya kepada media ini, Rabu (24/05/2023).
Seharusnya, kata mereka, setiap pelaksanaan kegiatan pembangunan yang bersumber dari dana desa itu melibatkan warga setempat.
“Ini ada banyak sejumlah program yang dilakukan oleh pemerintah desa, mengunakan uang rakyat tapi hanya dikerjakan asal-asalan bahkan tanpa ada rembuk dengan warga”, ungkap mereka.
5 tokoh masyarakat desa itupun menyebutkan sejumlah item persoalan di desa tersebut, yang menurut mereka tidak ada tanggapan positif dari sang kepala desa.
Diantaranya, kata mereka, terkait pelayanan kesehatan puskesmas wanggarasi II yang tidak optimal. “Ini juga sudah dikeluhkan kebeliau, tapi tidak ada respon, padahal ini kebutuhan penting”, kata mereka menguraikan satu persatu.
Selain itu, kata sejumlah warga itu, ada pekerjaan jalan tani dengan anggaran Rp.300 juta yang berasal dari dana desa, juga diduga dilaksanakan asal-asalan, termasuk program air bersih melalui pembuatan sumur bor, juga terkesan tidak ada manfaatnya.
“Sumur bor yang tahun anggaran 2021, itu ada 3 titik dengan anggaran Rp.30 juta dan pada tahun anggaran 2022 satu titik dengan anggaran Rp.40 jutaan, semuanya gagal dan tidak bisa dimanfaatkan”, jelas kelima tokoh masyarakat tersebut.
Hal lain, sebut mereka, yakni program pengerukan anak sungai yang di dusun 1 dengan anggaran Rp.49 juta dengan menggunakan dana desa, yang hingga saat ini pekerjaannya tidak selesai dan tanpa musyawarah dengan masyarakat.
“Termasuk dugaan pemalsuan cap kantor camat wanggarasi, tim penggerak pkk desa. Ini, tidak ada kegiatan sementara anggaran program itu ada”, ujar mereka kesal.
Kelima Warga Desa Bohusami yang juga Tokoh Perintis Desa ini juga mempertanyakan, terkait janji kepala desa ketika itu saat kampanye. Sang kades menyampaikan dan berjanji dihadapan masyarakat, bila ia terpilih nanti, akan tinggal di Bohusami.
“Ini sama sekali tidak dilakukan, sehingga kami menganggapnya itu adalah sebuah pembohongan publik bagi kami masyarakat Bohusami. Kami pak hanya berharap, akan ada langkah pemerintah daerah terkait sepak terjang sang kepala desa ini”, ujar mereka penuh harap. (Ikal Rahim)




