Sekda Iskandar : Kekurangan Guru di Pohuwato Terus Diupayakan

MBharGoNews.com, Pohuwato – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato saat ini berupaya mewujudkan sistem pendidikan yang berkualitas demi melahirkan SDM yang handal.
Salah satu bukti keseriusan tersebut dengan mengupayakan jumlah kuota atau jatah pengalihan PPPK di Kabupaten Pohuwato.
Kebijakan baru ini sebagai jawaban atas ketidakmampuan Pemerintah Pusat dalam memberikan jumlah kuota yang dibutuhkan. Sehingga sering terjadi kasus kekurangan tenaga Guru.

Seperti apa yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Pohuwato, Iskandar Datau saat menghadiri pertemuan bersama para Guru PPPK, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato, Rabu (29/06/2022).
“Hal ini yang akan disampaikan ke pusat, kalau ini dianggap solusi, persyaratannya jangan dipersulit, kan mereka ini sudah bekerja kecuali mereka orang baru. Nah, kebijakannya akan dibuka yang dari luar dan ini bisa menutup peluang untuk orang yang ada di kita, kalau ini dibuka ruang untuk umum, maka pasti tereliminasi lagi, kapan akan selesai honor”, tutur Iskandar.

Menurut Iskandar, jika PPPK adalah solusi maka harusnya persyaratannya itu dipermudah, bukan membuka peluang yang dari luar, hanya karena kuota ini bisa terpenuhi.
“Bukan itu masalahnya, masalah kekurangan iya kita kekurangan tapi bagaimana juga kekurangan ini akan menyelesaikan persoalan tenaga kerja yang nganggur. Bukan hanya sekedar rekrutmen tapi ini tidak akan menyelesaikan pengangguran yang ada di daerah”, ujar Iskandar.
Lebih lanjut, Iskandar mengatakan jika sistem perekrutan dibuka ruang untuk daerah lain, maka bisa dipastikan jatah Kabupaten Pohuwato akan berkurang.
“Dan itu yang akan kami sampaikan dan aspirasikan nanti. Mudah-mudahan ini akan ada kebijakan, kebetulan Kepala BKPP dan Kadis Pendidikan diundang ke Makassar. Informasinya, insha Allah pengalihan ini tanpa diseleksi lagi”, kata Sekda Iskandar Datau. (Kris)




