DAERAH

Anthon Abdulah, Anggota DPRD Gorontalo, Berikan Bonus kepada Rema Muda yang Ikut Lomba Panjat Pinang

M’Bhargo, Gorontalo -Desa Parungi, Gorontalo – Anthon Abdulah, anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, memberikan bonus kepada Rema Muda Desa Parungi yang ikut serta dalam Lomba Panjat Pinang di acara Gebyar Ketupat Desa Parungi, Minggu (29/3/2026). Seperti kata filsuf Yunani, “Kebahagiaan adalah hasil dari perjuangan”, bonus ini adalah penghargaan atas semangat dan perjuangan Rema Muda dalam mengikuti lomba.

Bonus tersebut diberikan sebagai apresiasi atas partisipasi dan semangat Rema Muda dalam mengikuti lomba. Anthon Abdulah berharap bonus tersebut dapat membantu meningkatkan semangat dan motivasi Rema Muda untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan positif. “Semangat dan partisipasi Rema Muda sangat berharga, saya berharap bonus ini dapat membantu meningkatkan semangat mereka,” kata Anthon Abdulah, menambahkan bahwa “Investasi terbaik adalah investasi pada generasi muda”.

Lomba Panjat Pinang sendiri merupakan salah satu acara yang paling menarik dalam Gebyar Ketupat Desa Parungi. Perjuangan peserta lomba untuk mencapai puncak pinang sangat luar biasa, menunjukkan semangat dan ketekunan yang tinggi. Seperti kata Albert Einstein, “Kehidupan itu seperti naik sepeda, jika kamu berhenti mengayuh, kamu akan jatuh”. Peserta lomba ini menunjukkan bahwa mereka tidak akan berhenti mengayuh sampai mencapai tujuan.

Warga Desa Parungi dan sekitarnya sangat antusias menyaksikan lomba ini, memberikan dukungan dan semangat kepada peserta. Kegiatan Gebyar Ketupat ini dihadiri oleh warga dari berbagai desa yang ada di Boliyohuto dan sekitarnya, menunjukkan bahwa acara ini sangat populer dan dinantikan oleh masyarakat. “Kebersamaan adalah kunci kebahagiaan”, kata Anthon Abdulah, “dan acara ini adalah contoh nyata kebersamaan masyarakat Desa Parungi”.

Kepala Desa Parungi, Bapak Rensi Kumumu, juga ikut berpartisipasi dalam beberapa lomba, termasuk Lomba Cukur Kelapa, dan berhasil menjadi juara 1. Ini menunjukkan bahwa semangat dan partisipasi masyarakat sangat tinggi dalam acara ini. “Kepemimpinan adalah tentang melayani orang lain”, kata Bapak Rensi, “dan saya senang bisa melayani masyarakat Desa Parungi melalui acara ini”.

“Kegiatan Gebyar Ketupat ini memang rutin diselenggarakan setiap tahun oleh Desa Parungi, dan kami sangat senang melihat antusiasme masyarakat yang tinggi,” kata Anthon Abdulah. “Tradisi adalah akar dari identitas kita, dan acara ini adalah contoh nyata tradisi yang hidup di Desa Parungi”.

Dan nanti, penyerahan hadiah akan langsungkan pada malam hari, dan akan dihibur oleh Artis lokal seperti Dcrois Band, Yohanes Lamara Gitar solo, dan masih banyak lagi. Kami berharap masyarakat dapat menikmati acara ini dan merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan gembira. “Kebahagiaan adalah pilihan, dan kami memilih untuk bahagia bersama-sama”.

Gebyar Ketupat Desa Parungi sendiri merupakan acara tahunan yang diadakan untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri dan meningkatkan kebersamaan masyarakat. Acara ini diharapkan dapat menjadi tradisi yang terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. “Masa depan adalah hari ini, dan kita harus membuat hari ini berarti”, kata Anthon Abdulah.

Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan dapat meningkatkan kebersamaan dan semangat masyarakat, serta mempererat tali silaturahmi antar warga. “Kita adalah apa yang kita lakukan, dan kita harus melakukan yang terbaik untuk membuat perbedaan”, kata Anthon Abdulah.

 

*Mbhargoneswcom*

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button