Tak Netral, Oknum Ketua BPD di Pohuwato Diduga Kampanyekan Salah Satu Cakades

MBharGoNews.com, Pohuwato – Beredar sebuah video diduga oknum aparat Desa Buntulia Barat di Kecamatan Duhiada’a Kabupaten Pohuwato mengkampanyekan salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) nomor urut 3 atas nama Yahid Olii.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dia diduga salah seorang Ketua BPD di Desa setempat. Untuk diketahui, pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Pohuwato, akan di gelar pada 10 Agustus 2022 mendatang.
Terpantau di beberapa desa di wilayah tersebut, para calon kepala desa menggelar kampanye terbuka dengan mengumpulkan massa di titik tertentu.
Dalam moment itu, para calon kades dan tim kampanye lainnya menyampaikan visi-misi dan rencana kerja masing-masing guna memastikan masyarakat bahwa Cakades itulah Calon Kades terbaik yang layak untuk dipilih.
Seperti halnya dalam sebuah video yang beredar di beberapa grup WhatsApp Sabtu 6 Agustus 2022 malam, salah seorang tim sukses diduga sebagai Ketua BPD ini tengah menyampaikan visi-misi dari salah satu calon kepala desa.
Dia tampak berdiri dihadapan para massa dan menyampaikan orasi politiknya seperti orator demo yang tengah berorasi. Sementara di sekelilingnya terlihat sekitar ratusan massa kampanye yang asyik mendengarkan ia berkampanye bahkan teriakan dan tepuk tangan massa kampanye terdengar mengiringi penyampaian orasinya.
Salah seorang masyarakat setempat, Opan Saleh yang turut menyaksikan aksi dari oknum Ketua BPD ini menyampaikan, aksi dari Ketua BPD ini sangat tidak mencerminkan sikap netralitasnya sebagai BPD.
Karena, menurutnya, sudah jelas dalam aturan bahwa dilarang kegiatan kampanye yang mengikutsertakan Kepala Desa, aparat Desa dan juga BPD.
“Nah, yang bersangkutan kan adalah Ketua BPD di Desa ini, berikan contoh yang baik lah buat masyarakat”, ujar Opan.
Diungkapkannya, kasus ini terjadi di Desa Buntulia Barat. Oknum yang bersangkutan berbicara dalam kegiatan kampanye salah satu cakades di desa tersebut pada tanggal 6 Agustus 2022 malam. Ia bahkan mengutarakan pernyataan agar masyarakat mengarahkan dukungan kepada cakades tersebut.
“Ini tidak boleh. Karena semua pernyataan oknum ketua BPD itu mengarahkan agar mendukung cakades nomor urut 3,” tegasnya. (NDj)




