Uncategorized

Lewat Simposium Kesehatan Diharapkan Mampu Ungkap Penyebab Lahirnya Penyakit

 

MBharGoNews.com, Pohuwato – Simposium dengan tema update emergency case management bibir sumbing pada anak yang di selenggarakan oleh IDI dan Dinas Kesehatan di Mangrove Eco Resort yang diikuti kurang lebih 150 tenaga kesehatan dibuka langsung Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, Jum’at (19/08/2022).

Kegiatan itu menghadirkan pemateri Direktur Rumah Sakit Gigi Mulut, Universitas Hasanuddin, drg. Andi Tajrin M.Kes.,SpBM(K) yang juga selaku Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofosial FKG Unhas.

Atas nama pemerintah daerah, Bupati Saipul menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Disamping agenda masuk dalam agenda menyemarakan HUT ke-77 Kemerdekaan RI, juga kegiatan ini memiliki nilai bobot tinggi karena sangat searah dengan kebijakan pemerintah daerah dengan visi pohuwato maju, sehat dan sejahtera.

“Pohuwato sehat, yang mau kita wujudkan bersama adalah sehat jasmani dan rohani. Untuk merealisasikannya tentu tantangannya besar apalagi di tengah pandemic covid-19 yang juga belum usai. Wabah lain yang mengintip akibat kedisiplinan masyarakat yang menurun baik itu adalah dalam aspek imuniasi, kebersihan lingkungan, menjaga perilaku hidup bersih dan sehat serta pola asupan gizi”, terang Bupati Saipul.

Bupati Saipul menyebutkan, jika melihat sebaran data warga bibir sumbing dari 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Pohuwato. Maka, nampak yang jumlah warga tertinggi, memiliki penyakit bawaan bibir sumbing adalah kecamatan lemito dan kecamatan randangan.

Padahal, menurutnya, kalau dilihat potensi SDA kecamatan ini sangat melimpah dan hampir semua tersedia dan mudah diperoleh.

“Kami berharap dari simposium kesehatan, fenomena ini mampu diungkap penyebabnya, sehingga mulai tahun ini kita, termasuk didalamnya tenaga kesehatan, secara masif mulai mengedukasi masyarakat terhadap lahirnya penyakit bawaan ini”, ungkapnya.

Terakhir, kepada peserta, Bupati Saipul Mbuinga berharap agar memanfaatkan dengan baik kegiatan ini, keberadaan dokter Andi Tajrin kiranya bisa dimaksimalkan terutama untuk bertanya.

“Terima kasih kepada drg. Andi Tajrin atas kesempatan ini, terutama bisa hadir di pohuwato melakukan operasi bibir sumbing dan meluangkan waktu untuk bisa membagikan ilmu dan pengalaman yang selama ini terus bergelut setiap waktu dengan permasalahan bibir sumbing dan celah mulut. Sekali lagi selamat datang kembali kepada drg. Andi Tajrin yang kembali bisa hadir di pohuwato”, pungkasnya.(Kris)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button