Pemkab Pohuwato Launching Sensus Inventarisasi Barang Milik Daerah, Ini Tujuannya

MBharGoNews.com, Pohuwato – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pohuwato melalui Bidang Aset, menggelar launching sensus inventarisasi Barang Milik Daerah (BMD), di Aula Marisa Eco Resort (MER) Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Senin (22/08/2022).
Sensus Inventarisasi Barang Milik Daerah (BMD) ini dibuka langsung oleh Bupati Pohuwato diwakili Asisten Administrasi Umum Rusmiati Pakaya yang diikuti oleh 250 pengurus barang dari Organisasi Perangkat Daerah, Puskesmas, Puskesmas pembantu, TK, SD dan SMP se-Kabupaten Pohuwato.
Kepala Badan Keuangan Daerah Pohuwato melalui Kepala Bidang Aset, Hasmin Koem dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menyediakan data secara mutakhir dan terinci terkait barang daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato.

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini, kata Hasmin, untuk membekali peserta, dalam melaksanakan tugas untuk menginventarisasi Barang Milik Daerah yang ada di unit kerja masing-masing .
“Kegiatan ini diikuti 250 peserta, terdiri dari pengurus barang di setiap OPD, Puskemas, Puskesmas pembantu dan seluruh sekolah TK, SD, SMP, yang ada di Kabupaten Pohuwato,” ujar Hasmin Koem.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Rusmiati Pakaya yang secara resmi membuka dan melaunching acara tersebut, mengungkapkan sensus Barang Milik Daerah sangatlah penting dilakukan, dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, harus dikelola dengan baik, benar dan akuntabel.
“Ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita semua, baik Bupati sebagai pemegang kekuasaan pengelolaan barang milik daerah, Sekda sebagai pengelola barang, Badan Keuangan Daerah sebagai pembantu pengelola barang serta Kepala Satuan Kerja sebagai pengguna barang, hingga para pengurus barang dan penyimpan barang dapat menjalankan penatausahaan barang dengan benar dan profesional di masing-masing unit kerjanya”, terang Rusmiati.

Sehingga, kata Rusmiati, tidak adalagi ASN selaku pengelola barang disetiap unit kerja yang tidak memahami hal-hal yang terkait pengadaan barang milik daerah.
Mantan Asisten Ekbang ini berharap, melalui sensus dan inventarisasi barang milik daerah kali ini, tidak ada lagi koreksi maupun temuan yang akan menjadi boomerang pada saat pelaporan keuangan hingga pemeriksaan laporan keuangan oleh BPK.
“Kepada para peserta dan petugas sensus dan inventarisasi, saya harapkan kegiatan ini dapat dimanfaatkan dan dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya”, harap Rusmiati Pakaya. (Kris)




