POHUWATO

Perdana, Bupati Saipul Mbuinga Laksanakan Salat Tarawih 1445 Hijriah di Masjid Agung Baiturrahim Marisa

 

MBharGoNews.comĀ – Pemerintah Kabupaten Pohuwato telah menetapkan 1 Ramadan 1445 H pada Selasa 12 Maret 2024 besok melalui sidang adat tonggeyamo Minggu 10 Maret kemarin. Kini proses selanjutnya adalah pelaksanaan salat tarwih perdana awal Ramadan 1445 Hijriyah.

Namun, pada pelaksanaan salat tarwih perdana tersebut diawali dengan prosesi adat oleh pemangku adat kepada Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, di rumah jabatan Bupati, Senin (11/03/2024).

Proses adat dimaksud adalah penjemputan tauwa lo u lipu atau longohi tuwoto to yiladiya lo tauwa lo u lipu ma tumuwoto ngohui lo Ramadan atau memberi tanda kepada pemimpin daerah bahwa malam ini mulai masuk satu Ramadan.

Bupati Saipul pun di jemput dari rumah jabatan menuju Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato oleh pemangku adat. Sesampainya di Masjid Agung, dengan didampingi Bate loo Loopo to Pohuwato Asmat N. Tuna, Kadhi Pohuwato Drs. Syaiful Ali Sabu, dan Hakimu Wisno Pakaya, S.Pd. Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga melakukan pemukulan beduk tanda dimulainya salat tarawih di awal bulan ramadan 1445 Hijriah.

Bupati Saipul mengatakan, pemukulan beduk ini adalah pertanda bahwa pada Selasa besok hari kita sudah masuk 1 Ramadan. Dengan demikian, mulai Senin malam ini akan melaksanakan salat tarwih berjemaah di seluruh Kabupaten Pohuwato khususnya untuk umat muslim.

Bupati menyampaikan bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang memperkuat hubungan dengan Tuhan dan sesama manusia.

ā€œRamadan adalah saat yang istimewa bagi umat Islam di mana kita dapat merasakan kedekatan dengan Allah SWT melalui ibadah dan introspeksi diri. Saya berharap bahwa bulan suci ini akan membawa kedamaian, kesucian, dan berkah bagi kita semuaā€, ujar Bupati Saipul Mbuinga.

Selanjutnya, Bupati Saipul mengajak umat muslim untuk memakmurkan masjid dengan kegiatan amalia-amalia Ramadan serta kegiatan lainnya berupa pengajian.

ā€œManfaatkan dengan baik waktu yang ada, karena Ramadan tahun depan tidak bisa dijamin apa masih bisa bertemu kembali dengan bulan yang penuh rahmat dan berkah ini. Olehnya mari lewat kesempatan yang ada benar-benar dimanfaatkan dengan memperbanyak amalia di bulan yang suci iniā€, pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button