Dedy Hamzah Berpeluang Besar Isi Kursi Wahyudin Moridu, Publik Tunggu Keputusan PAW

GORONTALO, MBHARGONEWS.COM – Nama Dedy Hamzah semakin santer disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti Wahyudin Moridu di DPRD Provinsi Gorontalo. Setelah pemecatan Wahyudin oleh DPP PDI-P, publik kini menanti siapa yang akan resmi mengisi kursi kosong melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).
Dedy Hamzah bukanlah sosok asing dalam peta politik Gorontalo. Pada Pemilu 2024, ia mencatat 13.552 suara di Dapil VI Boalemo-Pohuwato sebelum pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Namun, setelah PSU, perolehan suaranya turun menjadi 4.793 suara, kalah tipis dari Wahyudin Moridu dengan 5.591 suara.
Meski gagal saat itu, rekam jejak politik Dedy Hamzah membuat namanya kembali mencuat sebagai figur potensial. Beberapa kalangan menilai, kehadiran Dedy bisa menjadi opsi realistis untuk menjaga kekuatan PDI-P di DPRD Provinsi Gorontalo.
Sumber internal DPD PDI-P Gorontalo menyebutkan, nama Dedy sudah masuk dalam pembahasan awal di tingkat daerah. “DPD akan segera menyampaikan rekomendasi resmi ke DPP. Memang Dedy Hamzah termasuk nama yang dipertimbangkan,” ungkap sumber tersebut kepada wartawan, Minggu (21/09/2025).
Jika resmi ditunjuk, Dedy Hamzah dipandang bisa membawa energi baru di parlemen daerah. “Ia memiliki basis dukungan yang cukup kuat di Dapil Boalemo-Pohuwato. Hal ini bisa menjadi keuntungan bagi PDI-P dalam menjaga konsolidasi,” kata pengamat politik lokal.
Sementara itu, masyarakat Gorontalo ikut menyoroti perkembangan ini. Beberapa warga berharap siapa pun yang menggantikan Wahyudin mampu menjaga integritas dan benar-benar memperjuangkan aspirasi rakyat.
“Jangan sampai kasus seperti ini terulang lagi. Kami berharap pengganti nanti benar-benar bersih dan fokus bekerja untuk masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi,” ujar salah seorang tokoh masyarakat di Boalemo.
Hingga kini, DPD PDI-P Gorontalo masih menunggu arahan final dari DPP terkait penunjukan PAW. Publik pun menanti apakah nama Dedy Hamzah benar-benar akan ditetapkan sebagai pengganti resmi Wahyudin Moridu.



