Sempat Diragukan, Jalan Molamahu–Hutamoputi Kini Hampir Rampung

MBharGoNews.com – Pemerintah Kabupaten Pohuwato memastikan pembangunan ruas jalan Molamahu–Hutamoputi akan segera rampung dan dapat digunakan oleh masyarakat dalam waktu dekat. Jalan tersebut menjadi salah satu akses strategis penghubung Kecamatan Paguat dan Dengilo.
Hal itu sebagaimana disampaikan Bupati Saipul saat menghadiri kegiatan Gerbang Pohuwato SIAAP (Gerakan Pembangunan Pohuwato Sehat, Hijau, Handal, Agamis, dan Produktif) di Aula Kantor Camat Dengilo, Selasa (16/12/2025).
Menurut Bupati Saipul, proyek jalan yang telah lama diaspirasikan masyarakat itu sempat diragukan. Karena waktu pengerjaannya yang terbatas, hanya sekitar dua bulan, dengan total anggaran mencapai Rp 40 miliar.
“Memang ada yang pesimis. Tapi kami minta pelaksana untuk bekerja maksimal, siang dan malam, supaya pekerjaan ini bisa selesai sesuai target,” kata Bupati Saipul.
Bupati Saipul pun menargetkan, dalam dua minggu ke depan, ruas jalan tersebut sudah dapat dilalui. Jalan ini akan menjadi jalur utama bagi warga Desa Karya Baru, Padengo, Popaya, Hutamoputi, Karangetang, hingga sebagian wilayah Soginti.
Dengan dibukanya akses baru tersebut, masyarakat yang hendak menuju Kota Gorontalo tidak perlu lagi melewati Desa Sipayo, Kecamatan Paguat.
“Kalau jalan ini sudah selesai, masyarakat punya alternatif akses yang lebih dekat dan cepat,” ujarnya.
Selain itu, ruas jalan Molamahu–Hutamoputi memiliki panjang sekitar 6 kilometer dengan lebar 9 meter. Jalan ini dinilai strategis karena dapat memangkas jarak tempuh serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Pada kesempatan itu pula, Bupati Saipul mengapresiasi masyarakat yang telah mengikhlaskan lahannya untuk mendukung pembangunan jalan.
“Alhamdulillah, semua pemilik lahan sudah mengikhlaskan. Ini untuk kepentingan bersama,” tuturnya.
Sebagai informasi, pembangunan ruas jalan dari Desa Molamahu, Kecamatan Paguat hingga Desa Hutamoputi, Kecamatan Dengilo, merupakan proyek prioritas Pemerintah Kabupaten Pohuwato. Proyek ini dibiayai melalui finalisasi anggaran Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah dengan nilai Rp 40.520.894.000 dan mulai direalisasikan pada tahun 2025.




