Uncategorized

Diikuti 48 Peserta, Bupati Pohuwato Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi

 

MBharGoNews.com, Pohuwato – Bupati Pohuwato Saipul A Mbuinga membuka kegiatan pelatihan berbasis kompetensi (PBK) program pendidikan dan pelatihan vokasi tahap ke-2 pada kejuruan otomotif (service sepeda motor injeksi), kejuruan garmen apparel (penjahitan pakaian dengan mesin), kejuruan bangunan (cabinet making).

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa (07/06/2022) yang dihadiri Asisten Ekbang Fikri Adam, Sub Koordinator Pelaksana Pemberdayaan BBPVP Makassar Nasrun Ilmullah, Kadis Nakertrans Nizma Sanad, Kadis Pertanian Kamri Alwi, Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Ferny D Lengkong, para instruktur, serta tamu undangan dan peserta pelatihan.

Dalam laporannya, Kepala BLK Pohuwato Ferny D Lengkong menyampaikan, tujuan diadakannya kegiatan ini untuk mempersiapkan tenaga kerja Indonesia, agar mampu beradaptasi, berdaya saing ditengah perubahan dunia kerja.

Dan salah satunya, kata Ferny, ialah untuk bagaimana meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, berdaya saing kerja dan mengurangi angka pengangguran. Menurut Ferny, program kegiatan ini juga sejalan dengan visi misi, mewujudkan masyarakat yang produktif, inovatif, serta program pemerintahan SMS yang Sehat, Maju dan Sejahtera.

Ferny menyebutkan, untuk jumlah peserta pada pelatihan ini sebanyak 16 orang di tiap kejuruan, sehingga dari 3 kejuruan terdapat 48 orang peserta dari beberapa kecamatan di Kabupaten Pohuwato, dengan masing-masing bidang keahlian, berlangsung selama 260 dan 280 jam pembelajaran selama 33 dan 35 hari.

Sementara itu, Bupati Pohuwato Saipul A Mbuinga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi khususnya UPTD BLK Pohuwato yang telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui BLK Makassar sebagai BLK binaannya.

Karena menurut Bupati Saipul, pelatihan berbasis kompotensi ini adalah salah satu solusi untuk menciptakan sumber daya manusia yang terampil dan siap menghadapi dunia kerja serta mampu mengurangi penggangguran.

Sehingga itu, kata Bupati Saipul, pemberdayaan angkatan kerja melalui BLK merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas angkatan kerja, khususnya bagi masyarakat yang hanya memiliki tingkat pendidikan setingkat sekolah menengah pertama atau sekolah menengah atas dan tidak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Balai latihan kerja dalam hal ini UPTD BLK Pohuwato merupakan salah satu instrumen lembaga pemerintah untuk pengembangan SDM yang diharapkan dapat mentransfer pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja produktif dengan berbagai kurikulum dan program pelatihan yang telah disusun berdasarkan standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI)”, kata Bupati Saipul.

Tentu saja, kata Bupati Saipul, peluang ini harus menjadi perhatian bagi para pencari kerja di kabupaten pohuwato untuk mendapatkan pelatihan dengan berbagai jenis bidang keahlian pada kejuruan yang tersedia di BLK Pohuwato untuk meraih sertifikasi kompetensi sesuai dengan pelatihan yang diikuti.

Kepada peserta, Bupati Pohuwato Saipul A Mbuinga berharap, agar pelatihan keterampilan berbasis kompotensi ini dapat diikuti dengan sungguh-sungguh, sebab kalian adalah generasi yang hidup dimasa mendatang.

“Pesan saya untuk balai latihan kerja kabupaten pohuwato bekerjalah dengan sungguh-sungguh, saya mengharapkan kegiatan pelatihan berbasis kompotensi ini menjadi upaya dalam menciptakan tenaga kerja terbaik di kabupaten pohuwato yang kita cintai”, kata Bupati Saipul Mbuinga. (Kris)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button