Uncategorized

Belum Tuntas Polemik Pelaksanaan Pilkades, Oknum Kabid di Dinas PMD Pohuwato Diduga Lakukan Pungli

 

MBharGoNews.com, Pohuwato – Salah satu oknum Kepala Bidang di lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pohuwato diduga melakukan pungutan liar (pungli).

Rupanya, dugaan praktik pungli oleh oknum Kepala Bidang ini dikabarkan sudah ramai dibicarakan ditingkat pemerintah desa hingga warung-warung kopi.

Adanya informasi pungutan liar kepada pihak Pemerintah Desa itupun diduga dengan dalih kontribusi untuk kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas bagi aparat desa se-Kabupaten Pohuwato, yang sesuai rencana akan dilaksanakan di Kota Gorontalo pekan depan ini.

Jumlah kontribusinya pun ditetapkan oleh oknum Kepala Bidang ini sebesar Rp.1,5 juta per setiap Desanya.

Salah seorang Sekertaris Desa yang enggan disebutkan namanya ini mengatakan, praktek pungli yang diduga dilakukan oleh oknum kepala bidang tersebut sudah ia tanyakan langsung ke pihak dinas. Akan tetapi, setelah dikroscek justru pihak dinas sendiri tidak mengetahui ihwal pungutan liar tersebut.

Pengutan liar ini, katanya, dilakukan dengan modus meminta kepada pemerintah desa sejumlah uang untuk biaya kontribusi kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas bagi aparat desa se-Kabupaten Pohuwato.

“Pungli ini dilakukan dengan alasan kontribusi bagi aparat desa yang akan berangkat mengikuti kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas di Kota Gorontalo minggu depan ini,” katanya kepada media, Selasa (15/03/2022).

Menyikapi adanya segelintir aparat desa yang mempertanyakan tentang kontribusi tersebut, Dinas PMD Pohuwato melalui Rosma Manisa, S.STP yang juga menjabat selaku Kepala Bidang Bina Pemdes di Dinas PMD Pohuwato membantah pihaknya melakukan pungutan kepada pemerintah desa.

“Maaf, itu tidaklah benar, jika itu menyangkut kegiatan peningkatan aparat desa, dibidangnya saya itu tidak ada anggaran untuk peningkatan bagi aparat desa, saya pun sama sekali tidak tahu menahu terkait kegiatan yang ada kontribusinya ini”, ungkap Rosma Manisa.

Dikatakannya, untuk kegiatan yang ada saat ini di bidang dan sudah ada anggarannya, itu adalah peningkatan kapasitas bagi BPD bukan bagi aparat desa.

“Bahkan saya di hari jum’at kemarin sudah di perintahkan langsung oleh Bapak Bupati untuk segera melaksanakan kegiatan tersebut sesuai aspirasi dari perwakilan BPD yang ada, jadi kegiatan ini Insha Allah akan dilaksanakan dalam waktu dekat dan masih dalam proses persiapan. Jadi, maaf soal kontribusi saya tegaskan bahwa saya tidak tahu menahu soal itu”, ujar Rosma Manisa. (Kris)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button