POHUWATO

Bupati Saipul Bergerak ke Kementerian PU, Lima Titik Air Baku Diusulkan untuk Pohuwato

MBharGoNews.com – Ketersediaan air bersih bagi masyarakat menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Pohuwato menyusul mulai dirasakannya dampak musim kemarau di sejumlah wilayah. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga langsung membawa usulan kebutuhan sumber air baku dan bantuan mobil tangki air ke pemerintah pusat.

Upaya tersebut dilakukan melalui pertemuan Bupati Saipul dengan Direktur Air Tanah dan Air Baku, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Dr. Mohammad Firman, S.T., M.T., Senin (31/8/2026).

Dalam agenda tersebut, Saipul didampingi Direktur Perumdam Moolango, Kaharudin Yusuf Rahim. Pemerintah Kabupaten Pohuwato juga menyerahkan secara langsung proposal usulan kebutuhan air baku untuk sejumlah wilayah yang membutuhkan perhatian.

Sebanyak lima titik di beberapa kecamatan menjadi bagian dari usulan pembangunan atau penyediaan sumber air baku. Pemerintah daerah juga meminta dukungan satu unit mobil tangki air untuk memperkuat distribusi air bersih, khususnya kepada masyarakat yang berada di wilayah rawan kekurangan pasokan air.

Lima lokasi yang diusulkan tersebut masing-masing berada di Desa Yipilo, Kecamatan Wanggarasi; Kilometer 13, Kecamatan Popayato; satu titik di Kecamatan Lemito; Desa Persatuan, Kecamatan Popayato Barat; serta Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia.

Direktur Perumdam Moolango, Kaharudin Yusuf Rahim, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pohuwato untuk menyampaikan secara langsung kebutuhan air baku kepada pemerintah pusat.

Menurutnya, usulan lima titik air baku tersebut selanjutnya masih akan melalui proses pemantauan dan peninjauan lapangan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo.

Hasil pemantauan tersebut nantinya akan disampaikan kepada Direktorat Air Tanah dan Air Baku sebagai bahan tindak lanjut terhadap kebutuhan air masyarakat di Kabupaten Pohuwato.

“Untuk air baku sendiri masih akan dipantau oleh Dinas PUPR Provinsi Gorontalo. Insyaallah dalam waktu dekat pihak Dinas PUPR Provinsi akan turun ke lapangan untuk melihat langsung lokasi yang kami usulkan,” terangnya.

Selain solusi jangka panjang melalui pembangunan dan penyediaan sumber air baku, Pemerintah Kabupaten Pohuwato juga menyiapkan langkah jangka pendek untuk menghadapi dampak musim kemarau melalui penguatan distribusi air bersih.

Permohonan bantuan mobil tangki air yang disampaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum mendapat respons positif. Direktur Air Tanah dan Air Baku, Dr. Mohammad Firman, memastikan armada tersebut dalam waktu dekat akan tiba di Kabupaten Pohuwato.

Menurut Firman, persoalan pemenuhan kebutuhan air merupakan salah satu tantangan serius yang dihadapi masyarakat, terutama ketika memasuki musim kemarau. Sebagai kebutuhan dasar, pemerintah dituntut untuk memberikan respons cepat terhadap daerah yang mengalami keterbatasan pasokan.

Keberadaan mobil tangki air diharapkan dapat membantu pemerintah daerah mempercepat pendistribusian air bersih kepada masyarakat selama kondisi kemarau berlangsung.

“Iya, satu unit mobil tangki air ini insyaallah tidak ada kendala. Dalam waktu dekat, bahkan besok, armada tersebut akan sampai di Pohuwato,” ujar Kaharudin.

Sementara itu, Direktur Air Tanah dan Air Baku, Dr. Mohammad Firman, menyambut baik usulan Pemerintah Kabupaten Pohuwato terkait kebutuhan sumber air baku. Pihaknya memastikan proses pemantauan akan terus dilakukan melalui Dinas PUPR Provinsi Gorontalo sebelum ditindaklanjuti sesuai hasil peninjauan lapangan.

Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menyampaikan apresiasi atas respons Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya Direktorat Air Tanah dan Air Baku, yang memberikan perhatian terhadap kebutuhan air masyarakat Pohuwato.

Menurut Bupati Saipul, memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah mulai mengalami kerawanan air. Kondisi tersebut diperparah dengan mulai menipisnya debit pada beberapa sumber air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat.

“Di musim kemarau ini ada beberapa titik yang memang rawan terhadap kebutuhan air. Pasokan air di sejumlah sumber juga mulai menipis. Karena itu, kami berupaya mengambil langkah cepat agar kebutuhan dasar masyarakat ini bisa terpenuhi,” ujar Bupati Saipul.

Bupati Saipul juga mengapresiasi dukungan Kementerian Pekerjaan Umum berupa bantuan satu unit mobil tangki air. Menurutnya, keberadaan armada tersebut akan sangat membantu pemerintah daerah dalam menjangkau dan melayani masyarakat yang mengalami keterbatasan pasokan air.

“Terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya Direktur Air Tanah dan Air Baku, yang telah merespons kebutuhan air di Pohuwato. Insyaallah dengan adanya bantuan mobil tangki ini, pendistribusian air kepada masyarakat dapat lebih cepat dilakukan,” ungkapnya.

Kaharudin berharap dukungan tersebut dapat memperkuat pelayanan Perumdam Moolango bersama Pemerintah Kabupaten Pohuwato dalam menghadapi musim kemarau, khususnya di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air.

Dengan langkah jangka pendek melalui distribusi air menggunakan mobil tangki serta upaya jangka panjang melalui usulan pembangunan dan penyediaan sumber air baku di lima titik, Pemerintah Kabupaten Pohuwato berharap kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi sekaligus memperkuat ketersediaan air bersih di masa mendatang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button