KAB. GORONTALO

Babinsa Dampingi 3.069 Siswa Terima Makan Bergizi Gratis di Telaga Biru

GORONTALO, MBHARGONEWS.COMĀ – Suasana sekolah-sekolah di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Jum’at (29/08/2025), tampak berbeda. Sejak pagi, ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan antusias mengikuti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikawal langsung oleh Babinsa Koramil 1315-01/Telaga Biru, Sertu Jalil.

Program MBG ini merupakan bagian dari agenda nasional Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia agar tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Sejak pukul 07.30 Wita, Sertu Jalil mendampingi tim MBG dari dapur induk hingga distribusi ke sejumlah sekolah, seperti SDN 13 Telaga Biru, SMPN 1 Telaga, hingga SMAN 1 Telaga. Puncaknya pada pukul 09.30 Wita, pendistribusian makanan dilakukan serentak kepada ribuan siswa dengan pengawasan langsung aparat TNI.

ā€œPeran Babinsa bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga memastikan program pemerintah berjalan lancar dan tepat sasaran,ā€ kata Sertu Jalil di sela kegiatan.

Program kali ini berhasil menjangkau 3.069 siswa dari TK, SD, SMP, hingga SMA. Mereka berasal dari sekolah-sekolah seperti RA Al Mourky (105 siswa), SMPN 1 Telaga (784 siswa), SMAN 1 Telaga (990 siswa), hingga MI Al Mourky (425 siswa).

Menu yang diberikan sederhana tapi bergizi, antara lain nasi, ikan goreng, sayur timun, tahu goreng, dan buah jeruk. Menu ini disusun sesuai standar gizi anak sekolah.

Kegiatan ini turut melibatkan berbagai kepala sekolah, di antaranya Kepsek SMAN 1 Telaga Abdul Wahab Pahrun, Kepsek SMPN 1 Telaga Amna Taludio, hingga Kepala Dapur MBG Telaga Arisanti Cheline Kukus. Kehadiran mereka memperlihatkan adanya kolaborasi besar antara aparat, pendidik, dan masyarakat.

Kabid Pendidikan Gorontalo menyebut program ini memberi dampak positif langsung terhadap kualitas pembelajaran. ā€œAnak-anak lebih fokus belajar, guru merasa terbantu, dan orang tua ikut terbantu dari sisi pemenuhan gizi,ā€ ujarnya.

Selain manfaat kesehatan, program MBG juga berdampak ekonomi. Pasalnya, bahan makanan dipasok dari petani dan pelaku usaha lokal. Hal ini menumbuhkan rantai pasok baru di daerah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

ā€œProgram MBG ini tidak hanya memberi makan, tapi juga mendorong ekonomi kerakyatan lewat distribusi bahan pangan lokal,ā€ ungkap salah satu panitia dapur MBG.

Pendampingan MBG di Telaga Biru ditutup pada pukul 10.00 Wita. Seluruh pihak menyampaikan rasa syukur karena kegiatan berjalan lancar. Ke depan, program ini akan digelar secara rutin dengan cakupan lebih luas agar semakin banyak siswa merasakan manfaatnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button