POHUWATO

BPDAS dan DLHK Gorontalo Tinjau Dua Titik Lokasi Lokus Pelaksanaan RHL

 

MBharGoNews.com, Pohuwato – Untuk memastikan bahwa pelaksanaan RHL berjalan dengan baik, maka Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Bone Bolango Provinsi Gorontalo bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo, unsur Pemerintah setempat meninjau dua titik lokasi kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL).

Peninjauan dilakukan dengan melakukan monitoring dan evaluasi ke beberapa titik lokasi yang menjadi lokus pelaksanaan RHL, diantaranya di lokasi RHL Desa Babalonge dan Desa Balayo, Kabupaten Pohuwato.

Pantauan MBharGoNews.com di lapangan, peninjauan itu dikawal langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo Fayzal Lamakaraka, didampingi Kepala BPDAS Bone Bolango Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh M. Bakri Nongko dan Kepala UPTD KPH I, II Gorontalo Barat dan Kepala KPH III Srijono Tongkodu Bersama unsur Pemerintah setempat.

“Untuk hari ini BPDAS, Dinas LHK, KPH dengan beberapa elemen masyarakat, kita melakukan kegiatan rutin yaitu monitoring evaluasi terhadap Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) yang selama ini sudah diprogramkan”, kata Kepala Dinas LHK Provinsi Gorontalo Fayzal Lamakaraka, Sabtu (05/08/2023).

Menurut Fayzal, kegiatan RHL ini bertujuan tak lain adalah untuk secara langsung melihat di lapangan dan terutama melihat reaksi masyarakat terhadap program RHL.

“Saya selaku perwakilan pemerintah provinsi dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan tidak lain adalah melihat bagaimana respon masyarakat dan dampak yang signifikan di masyarakat tentang program RHL ini, sehingga kita akan tau persis, patut kita lanjutkan atau kita akan cari model lain”, ujar Fayzal.

Sedangkan kita ketahui bersama bahwa kehutanan mulai dari reboisasi, gerhan, sampai saat ini Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), program kegiatannya hampir sama adalah menanam.

“Tentunya dengan kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat terutama masyarakat yang berada di kawasan hutan, kita hadir di dalamnya dengan program rehabilitasi, sehingga program ini tujuan utamanya adalah bagaimana yang kita lakukan itu punya manfaat terutama peningkatan ekonomi di masyarakat”, jelas Fayzal.

Dengan adanya program RHL ini diharapkan mampu dioptimalkan dan dikelola dengan baik oleh masyarakat. Sebab program ini memberikan akses ke warga sekitar untuk mengelola dan memanfaatkan tanaman dengan baik.

Selain manfaat kepada peningkatan tutupan lahan dan mencegah bencana lingkungan seperti erosi, banjir dan tanah longsor juga untuk peningkatan nilai ekonomi masyarakat penggarap lahan dalam Kawasan.

“Melihat fisik lapangan di dua titik lokus kegiatan P2 RHL Agroforestry ini di Babalonge/Kelapa Lima dan Balayo pertumbuhan tanaman bagus-bagus baik itu jenis tanaman buah seperti durian, jambu mente dan rambutan serta jenis kayu-kayuan seperti Nyatoh, Mahani, Gmelina pertumbuhannya cukup bagus. Bahkan dari jenis jambu mente sudah ada yang belajar berbuah”,

Hal ini tentu, menurut Faysal, menjadi hal positif bagi masyarakat dalam peningkatan nilai ekonomi keluarga. Untuk itu mari kita jaga dan pelihara tanaman ini sehingga bisa lebih banyak memberikan manfaat kepada lingkungan dan masyarakat itu sendiri.

Disisi lain, M. Bakri Nongko menyampaikan bahwa apa yang kita capai itu merupakan hasil kolaborasi dan sinergitas serta dukungan dari berbagai pihak, terutaman Dinas LHK Provinsi Gorontalo beserta jajaran, Pemerintah setempat, LSM, media, dan terutama masyarakat penggarap lahan dalam Kawasan.

“Harapan kami dari BPDAS untuk jangka panjang tanaman-tanaman P2 RHL Agroforestry ini dapat memberikan dampak positif secara maksimal terhadap perbaikan lingkungan hidup dan kehutanan terlebih kepada konservasi tanah dan air, dan mampu memberikan peningkatan nilai ekonomi masyarakat melalui hasil tanaman-tanaman buah buahan tadi dan itu secara berkesinambungan khususnya dilokasi program dan kegiatan ini”, tukasnya. (NDj)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button