Gubernur YSK Luncurkan Empat Program Prioritas untuk Wujudkan Sulut Lebih Makmur

M’Bhargo, moManado- Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Silvanus SE (YSK), resmi meluncurkan empat program prioritas yang dirancang untuk mendorong kesejahteraan masyarakat dan mengakselerasi pembangunan di daerah berjuluk Bumi Nyiur Melambai.
Dalam acara yang digelar di Ruang CJ Rantung, Kantor Gubernur Sulut, ratusan wartawan dari 245 media hadir menyimak gebrakan baru sang gubernur. Suasana forum terasa penuh semangat, dengan hadirnya berbagai pejabat penting seperti Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Steven Liow, Staf Khusus Gubernur Bidang Politik dan Kebijakan Publik Viko Onga, Kabid Infokom Hendra Tambajong, serta Ketua PWI Sulut Fanny Loupatty.
Viko Onga, mewakili Gubernur YSK, menyampaikan bahwa program-program prioritas tersebut lahir dari kepedulian mendalam terhadap kondisi ekonomi masyarakat. “Kami tidak hanya ingin membangun, kami ingin rakyat merasakan dampaknya,” tegasnya.
Salah satu program utama yang diperkenalkan adalah realisasi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Inisiatif ini bertujuan memberikan ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pengelolaan kekayaan tambang secara legal dan berkelanjutan. “Kalau WPR berhasil, dalam lima tahun kita tidak hanya punya tambang, kita punya Sulut Gold,” ujar Onga optimis.
Gubernur YSK juga menekankan pentingnya peran media dalam pembangunan daerah. Ia menilai media bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga pengawal harapan dan arah kebijakan. “Kesejahteraan bukan sekadar mimpi, melainkan target yang bisa dicapai bersama,” ucapnya dalam pernyataan tertulis.
Di akhir acara, YSK mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mendukung program-program ini. “Kami percaya, dengan gotong royong dan restu Tuhan, Sulawesi Utara bisa menjadi rumah yang sejahtera bagi semua,” pungkasnya penuh keyakinan.
Peluncuran ini menjadi langkah awal dari upaya besar menuju transformasi Sulut menjadi provinsi yang tidak hanya indah secara alamiah, tetapi juga makmur dalam kehidupan masyarakatnya.
( Kaperwil Sulut Jansen)




